Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gelorakan Tekstil Riau, APR Dukung Tekad Kuansing Jadi Sentra Batik

Batik Kuansing diharapkan terus menggelora dan menjadikan daerah ini sebagai sentra batik yang dikenal hingga ke seluruh penjuru Indonesia.

Tayang:
Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Presiden Direktur APR Basri Kamba, didampingi Bu Sura, meninjau proses produksi batik di Rumah Produksi Batik Nagori, Jumat (1/3/2024). 

"Kita berharap Kuansing jadi kiblat percontohan motif batik dan pewarnaan wastra (kain tradisional) di Riau. Peresmian Rumah Produksi Batik Nagori dan pelatihan pewarnaan dari alam, menandakan awal era baru bagi produksi Batik Kuansing," ungkap Bu Sura.

Batik Nagori saat ini bisa memproduksi 300-600 helai dalam sebulan. Dengan peresmian rumah produksi ini, ditargetkan bisa memproduksi 1.000 helai per bulan.

"Dukungan APR telah mempersingkat alur pasok bahan baku. Dulu dari Pulau Jawa untuk jenis kain mori. Kini APR memberi kesempatan untuk menyediakan serat viscose rayon sebagai bahan baku produksi batik kita," jelas Bu Sura.

Batik Nagori telah menghasilkan 20 jenis motif yang telah terdaftar pada Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Dua motif terbaru adalah Motif Banan Maghantia (Kayu Meranti) yang melambangkan kekayaan, ketangguhan, keindahan, dan kedamaian. Motif kedua Rantai Rimbo Lestari yang melambangkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Selain motif baru, ada juga produk baru, yakni Tenun Batik HaToyKah, yakni kombinasi antara tenun dan batik, yang merupakan hasil karya seni tingkat tinggi.

Bu Sura mengharapkan produk terbaru Rumah Produksi Batik Nagori ini menjadi produk unggulan di tahun 2024 yang bakal tembus pasar internasional. (rls).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved