Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 Sukses, Kolaborasi Apik Polda Riau dengan Seluruh Pihak
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024, resmi berakhir, Selasa. Operasi kemanusiaan ini berlangsung selama 13 hari, sejak dimulai 4 April 2024 lalu.
Angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024 ini, juga menurun jika dibanding tahun lalu. Tahun ini, terjadi 8 kasus, sementara tahun lalu 11 kasus. Terjadi penurunan sebanyak 3 kasus atau 27 persen.
Selama Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024, tidak ditemukan ada kejadian menonjol atau kemacetan panjang yang dapat mengganggu pelaksanaan mudik atau balik Lebaran Idul Fitri 2024.
Kunci utama yang membawa pada keberhasilan tugas di lapangan semasa Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024, tak terlepas dari kolaborasi dan sinergitas antar instansi atau stake holder.
Sejak awal, jajaran Polda Riau telah melakukan langkah-langkah pro aktif, salah satunya lewat pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi bahkan sebelum masuk Bulan Ramadan.
Tak sampai di situ, saat Ramadan pun Polda Riau melaksanakan Operasi Tertib Ramadan.
Dalam operasi ini, petugas memberantas habis segala bentuk aksi premanisme, narkoba, senjata tajam, senjata api, dan knalpot brong.
Saat Ramadan, anggota kepolisian hadir di musala dan masjid untuk melakukan pengamanan.
Termasuk di pasar, perumahan, pusat perbelanjaan, dan sebagainya.
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terkait atas keberhasilan pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan kepolisian ini.
Mulai dari Operasi Cipta Kondisi sebelum Ramadhan, Operasi Tertib Ramadhan, hingga Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024,
"Terima kasih untuk PJ Gubernur Riau dan jajaran, Kepala BPTD dan jajaran, Kepala BPJN dan jajaran, Kepala Dinas Perhubungan dan jajaran, Kepala Jasa Raharja dan jajaran, Pengelola Tol dalam hal ini Hutama Karya, rekan-rekan TNI, Pak Danrem, Danlanud, Danlanal, Kepala Basarnas dan jajaran. Seluruhnya, terima kasih," kata Irjen Iqbal, Selasa (16/4/2024) malam.
Kapolda Riau mengatakan kesuksesan khususnya dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 yang baru saja berakhir, tak terlepas dari kerja sama, sinergitas, dan kolaborasi yang apik antar instansi atau stake holder.
"Sejak awal memang kami semua berkomitmen untuk bekerjasama, bersinergi, dan berkolaborasi demi memberikan pengamanan, perlindungan, serta pelayanan bagi masyarakat. Terlebih yang melaksanakan mudik dan balik Lebaran. Alhamdulillah, lancar tanpa ada gangguan," ungkap mantan Kadiv Humas Polri ini.
Irjen Iqbal, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut berkontribusi dan mendukung tugas personel di lapangan dengan turut menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, mematuhi aturan lalu lintas, melakukan upaya-upaya antisipasi mandiri, dan sebagainya.
"Tanpa ada kerja sama antar instansi dan stake holder, tanpa ada dukungan seluruh elemen masyarakat, tentunya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 tidak dapat berjalan dengan baik. Syukur Alhamdulillah, semua berjalan sebagaimana semestinya. Langkah-langkah baik itu preemtif, preventif hingga penegakan hukum kita lakukan demi menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat," pungkasnya.
Blak-blakan Tempat Kerjanya ke Ahmad Sahroni, Ternyata Penghasilan Salsa Tiap Bulan Tak Main-main |
![]() |
---|
Segini Besarnya Gaji Wamen jika Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Kini MK Putuskan Harus Dilepas |
![]() |
---|
Anggota DPR Diminta WFH Karena Ada Demo, Ahmad Sahroni: Pulang Ribet, Kemana-mana Susah |
![]() |
---|
RESMI, Putusan MK 128/PUU-XXIII/2025, Wamen Dilarang Rangkap Jabatan, Fokus Urus Kementrian Saja |
![]() |
---|
Bertemu Oknum Aparat, Mahasiswa Ini Mengaku Disuruh Beli Lakban sebelum Culik Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|