Banjir di Sumbar

KISAH Detik-detik Keyla dan Livia SELAMAT dari Banjir Bandang di Sumbar, Kami Menangis dan Mengucap!

kisah detik-detik tiga gadis Bukik Batabuah Keyla dan Livia serta Ami selamat dari banjir bandang di Sumbar, tepatnya di Bukik Batabuah, Sumbar

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Alexander
KISAH Detik-detik Keyla dan Livia SELAMAT dari Banjir Bandang di Sumbar, Kami Menangis dan Mengucap! Foto : Livia (kiri), Keyla (tengah) dan Ami (kanan), 3 remaja yang selamat saat banjir bandang lahar dingin Simpang Bukik, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menceritakan pengalaman mereka saat banjir bandang terjadi pada Sabtu (11/5/2024) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut kisah detik-detik tiga gadis Bukik Batabuah Keyla dan Livia serta Ami selamat dari banjir bandang di Sumbar, tepatnya di Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Agam, Sumbar .

Pada Sabtu (11/5/2024) malam jelang terjadinya banjir bandang, remaja dan pemuda Bukik Batabuah sedang rapat kepengurusan organisasi dan program di Mushalla Surau Kasiak, jelang terjadinya galodo dan banjir bandang serta lahar dingin merapi.

Sekitar pukul 10 malam, warga berteriak dari luar Mushalla Surau Kasiak memberitahukan kalau air sungai mulai besar.

Usai mendengar teriakan warga itu, para remaja dan pemuda itu berhamburan keluar Mushalla Surau Kasiak menyelamatkan diri.

Belum sempat berlari lebih jauh, sejumlah remaja dan pemuda sudah dihanyutkan oleh air.

Dua di antaranya adalah Keyla dan Livia, remaja perempuan yang masih duduk di bangku SMA.

Keyla dan Livia berjuang menyelamatkan diri dari banjir bandang yang sangat deras, membawa banyak material batu besar, kayu besar, lumpur dan beragam material lainnya.

Saat berlari, air makin besar, Keyla sempat dihanyutkan banjir bandang dan terseret beberapa meter.

Namun ia tidak mau menyerah, mencari sesuatu yang bisa ia pegang dalam derasnya air bercampur material itu yang menghanyutkannya.

Tak lama tangannya mencari pegangan, tangannya memegang sesuatu, namun di saat yang sama kaki Keyla terjepit kayu yang besar.

Walau tak bisa bergerak karena kakinya terjepit, Keyla tak putus asa, ia tarus menggerakkan kakinya sekuat tenaga.

Keyla terus berusaha melepaskan kakinya dari jepitan hingga terluka, dan kakinya pun terlepas dan air terus meninggi.

Pada saat bersamaan, ada temannya bernama Livia yang berada di dekatnya.

Livia kemudian melihat ada pohon besar yang hanyut dan menghantam rumah warga di dekat mereka.

Mereka kemudian tersandar di dinding rumah agar tidak terkena kayu dan kayu itu tersangkut pada rumah itu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved