Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Siapa 4 Nama yang Dititipkan Jokowi ke Kabinet Prabowo? Refly Sebut Orang Berjasa di Pilpres

Menyoroti 4 nama yang dititipkan Jokowi ke kabinet Prabowo ini, Refly Harun kemudian menyinggung minimnya keterlibatan Gibran Rakabuming Raka.

Editor: Muhammad Ridho
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO - DINO OKTAVIANO
Kolase foto memperlihatkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju, saat diumumkan dan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada 4 nama yang kabarnya dititipkan Jokowi kepada kabinet Prabowo.

Kabar dugaan 4 nama ini dititipkan Jokowi ke kabinet Prabowo ini disebut juga oleh Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, siapa saja nama-namanya? 

Menyoroti 4 nama yang dititipkan Jokowi ke kabinet Prabowo ini, Refly Harun kemudian menyinggung minimnya keterlibatan Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, beredar desas-desus ada 4 nama yang disebut dititipkan Jokowi ke kabinet Prabowo ini adalah sejumlah menteri yang saat ini berada di kabinet Indonesia Maju (KIM).

Kabar yang beredar, Jokowi tengah mengupayakan agar empat pembantunya di Kabinet Indonesia Maju masuk ke kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Nama-nama tersebut, mulai dari Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

"Jokowi konon meng-endorse empat orang untuk jadi menteri.  Konon ya. Dia ingin pertahankan Bahlil yang banyak jasanya dalam tanda kutip.

Erick Thohir yang banyak jasanya dalam tanda kutip,  Listyo Sigit yang banyak jasanya dalam tanda kutip, dan Pratikno yang banyak jasanya dalam tanda kutip," ujar Refly dalam program Gaspol Kompas.com sebagaimana dilansir YouTube Kompas.com, Sabtu (18/5/2024).

"Ini kan orang-orang yang berjasa semua dalam menjaga kekuasaan Jokowi, termasuk juga dalam pemenangan (Pilpres 2024) ya. Itu sudah rahasia umum," lanjutnya.

Jika dugaan tersebut benar, menurut Refly, hal ini menunjukkan minimnya peran Gibran, yang merupakan putra sulung Jokowi, dalam kabinet mendatang.

"Keyakinan kita kalau dia dorong empat empatnya, let's say seandainya benar.

Itu menunjukkan bahwa ya memang Jokowi negosiasinya. Gibran enggak ada," katanya.

Refly Harun pun menyoroti sejumlah kesempatan ketika Prabowo tidak mengajak Gibran di beberapa agenda penting setelah ditetapkan sebagai presiden terpilih 2024-2029.

Misalnya, saat Prabowo berkunjung ke China bertemu Presiden Xi Jinping.

Baca juga: Internal Gerindra Beri Bocoran Soal Kabinet Prabowo-Gibran, Akui Belum Ada Pembahasan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved