Bos Rental Mobil Dikeroyok
Fakta-fakta Teyeng Wakatobi, Kini Diburu Netizen, Diduga Video Picu Pengeroyokan Bos Rental Mobil
Sosok Teyeng Wakatobi kini dicari netizen. Ia dinilai sebagai provokator pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo
TRIBUNPEKANBARU.COM - Fakta-fakta Teyeng Wakatobi yang diduga sebagai provokator pengeroyokan dan pembakaran yang dialami bos rental mobil berinisial BH .
BH meninggal dunia dari kejadian pada Kamis (6/6/2024) dalam tragedi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Jawa Tengah.
Ia dan beberapa rekannya dikeroyok dan mobilnya dibakar setelah diduga orang yang akan mencuri mobil.
Pada akhirnya terkuak jika BH bukanlah seperti yang dituduhkan. BH sejatinya pemilik mobil yang pada kejadian itu hendak mengambil mobilnya tersebut.
Dan peristiwa yang berlangsung cepat itu mengakibatkan BH meninggal dunia sedangkan rekannya yang lain mengalami luka berat.
Setwlah kejadian, sosok Teyeng mencuat ke permukaan. Ia dinilai sebagai orang yang telah memprovokasi hingga terjadi peristiwa naas tersebut.
Siapa Teyeng Wakatobi? Berikut fakta-fakta terkait dengan sosok Teyeng Wakatobi
Teyeng Wakatobi merupakan selebgram atau konten kreator yang berasal dari Sukolilo, Pati
Sebelumnya Teyeng Wakatobi memiliki akun Instagram @teyeng_wakatobi dengan jumlah pengikut 42,7 ribu
Namun, Instagram miliknya kini telah lenyap, diduga dihapus.
Demikian pula dengan TikTok miliknya, @teyeng_wktb berpengikut lebih dari 80 ribu juga hilang.
Ia terkenal membuat video-video lucu dan seputar otomotif.
Berdasar penelusuran Tribunnews, Teyeng Wakatobi juga memiliki akun YouTube Teyeng Wakatobi memiliki lebih dari 2.500 subscribers
Teyeng Wakatobi juga membuat branding dirinya dengan sebutan Gigi Racing.
Dalam sebuah tayangan YouTube, Teyeng Wakatobi mengaku memiliki nama asli Bagas Kurniawan.
"(Nama Teyeng) itu dari ngawur, dijuluki teman-teman. Wakatobi itu nama pulau, pulau itu sangat bagus, dan saya pengen berlibur ke sana. Karena berhubung belum kesampaian, saya pakai nama aja," ujarnya.
Pengaruh Konten Video Teyeng
Sosok Teyeng Wakatobi, selebgram asal Pati, Jawa Tengah, mendapat sorotan warganet seusai tragedi di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, di mana pengusaha rental mobil menjadi korban tewas setelah diamuk massa.
Video Teyeng Wakatobi di TKP pengeroyokan dan pembakaran mobil di Sukolilo, viral di sejumlah media sosial.
Tampak Teyeng Wakatobi membuat video dengan latar belakang mobil yang sudah terbakar di lokasi kejadian.
"Kita kasih paham buat yang kurang paham. Kita hajar buat orang yang kurang hajar."
"Sukolilo bos, jangan main-main di sini, kheeek," ujarnya dalam video yang diunggah akun X @dhemit_is_back.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi dari Teyeng Wakatobi.
Tewas Dikeroyok
Polisi juga belum menetapkan tersangka dalam kasus yang masih diselidiki ini.
Diketahui, tragedi Sukolilo terjadi pada Kamis (6/6/2024).
Pemilik usaha rental mobil asal Jakarta, BH (52) menjadi korban meninggal dunia dalam insiden amuk massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo.
BH tewas seusai dikeroyok warga karena disangka maling mobil. Padahal, BH berniat mengambil mobil rental miliknya yang tidak dikembalikan.
Sementara tiga rekan BH, yakni SH (28), KB (54), dan ES (37) mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.
"Keterangan dari korban pengeroyokan yang masih bisa kami interogasi, awal mula mereka berangkat dari Jakarta menuju Pati, diajak saudara BH untuk mengambil mobil rentalan milik saudara BH," kata Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Muhammad Alfan Armin, Jumat (7/6/2024).
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Muhammad Alfan Armin, menyebut kepolisian telah menahan dua orang yang diduga sebagai provokator terkait pengeroyokan
Sementara dua orang yang kita amankan, tidak menutup kemungkinan akan ada yang kita amankan lagi. Proses penyidikan masih berjalan, sementara hasil yang kita dapat seperti itu," tegas Alfan.
Kronologi Kejadian
Pemilik usaha rental mobil, BH, mendatangi Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati bersama tiga rekannya untuk mengambil mobil miliknya pada Kamis (6/6/2024) siang.
Para korban ialah BH (52), warga Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kemudian SH (28) warga Koja Jakarta Barat, KB (54) warga Kedungbanteng Kabupaten Tegal, dan ES (37) warga Pulogadung Jakarta Timur
Detik -detik Pengeroyokan
Korban dikira maling saat hendak mengambil Honda Mobilio yang berada di depan rumah salah satu warga.
Dilansir Tribun Jateng, BH dan tiga temannya dihajar massa sampai babak-belur berdarah-darah karena dicurigai sebagai pencuri mobil
BH meninggal dunia pada Kamis pukul 18.30 WIB setelah sempat dilarikan ke RSUD Kayen.
Adapun SH, KB, dan ES saat ini menderita luka-luka di sekujur tubuh dan dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati.
Diketahui, korban berhasil melacak keberadaan mobil Honda Mobilio di Pati berkat GPS di mobil tersebut.
Mereka mendatangi lokasi dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra berwarna putih.
"Sampai lokasi, mereka menemukan mobil itu dan langsung mengambilnya dengan kunci cadangan," ucap Alfan.
Mereka langsung mengambil mobil tersebut dengan kunci cadangan tanpa menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu.
Apes, warga yang melihat mereka meneriaki maling sehingga mereka dikejar dan dianiaya massa.
Mobil Daihatsu Sigra yang mereka bawa pun dibakar massa
Polsek Sukolilo yang mendapat laporan segera datang meredam amuk massa dan melakukan evakuasi terhadap korban.
Kasus ini masih ditangani oleh pihak kepolisian. Dan bisa saja sosok Teyeng Wakatobi akan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.(*)
Dicap Jadi Kampung Maling, Nama Sukolilo Adalah Doa, Berasal dari Legenda Kerajaan Mataram Islam |
![]() |
---|
Sebelum Tewas Dibakar di Sukolilo, Burhanis Pernah Tarik Mobilnya yang Tak Kembali di Jambi |
![]() |
---|
Sebelum Kasus Bos Rental Mobil Tewas, Tenyata Warga KTP Pati Sudah Lama Diblacklist |
![]() |
---|
Kok Bisa? Mobil Bos Rental yang Tewas di Sukolilo Ada di Polda Jambi, Ini Kata Kerabat Korban |
![]() |
---|
Status Hukum Teyeng Wakatobi Belum Jelas, Kapolda Jateng: Harus Koordinasi dengan IT |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.