Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Goresan Tinta Emas Pengabdian Sang Bhayangkara 

Selama 2,5 tahun memimpin Polda Riau, sudah banyak torehan prestasi dan keberhasilan yang dicatatkan Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: FebriHendra
istimewa
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal 

Dijabarkan Irjen Iqbal, Provinsi Riau memiliki potensi yang kaya. Baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusianya.

"Kita contohkan saja seperti minyak bumi, kelapa sawit dan lain-lain. Provinsi Riau yang bertetangga, secara geografis dengan negara luar seperti Malaysia dan Singapura. Otomatis karena kondisi geografis ini, menjadi pintu masuk. Secara positif ekonomi. Negatifnya, masuk barang terlarang, termasuk narkoba," ucapnya.

Ia menyatakan, polisi di Riau harus melakukan pengelolaan kamtibmas secara profesional dan modern.

"Saya mengajak polisi di Riau, pertama kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus selalu bekerjasama dengan seluruh stake holder. Polisi harus mendekat ke masyarakat, tokoh adat, agama, tokoh masyarakat, termasuk tokoh pemuda. Walaupun adek-adek itu umurnya jauh dibawah kita, mereka adalah regenerasi kita," jabar Irjen Iqbal.

"Saya pun selaku kapolda tidak hanya memerintah saja. Saya akan tunjukkan. Saya mendekat ke masyarakat. Ketika pimpinan melakukan strategi seperti itu menjadi tauladan, maka secara otomatis kebawah akan ikut. Saya juga meminta seluruh personel Polda Riau, kita harus memberdayakan semua sumber daya yang dipunya," tambahnya.

Irjen Iqbal meminta, semua anggota Polri harus maksimal dalam melayani mengayomi dan melindungi masyarakat. 

"Saya hadir disini dengan style saya bersahabat dengan masyarakat, bersahabat dengan tim saya. Pertama, sekalipun saya jenderal, saya tidak ingin menjaga jarak dengan mereka," tegasnya.

Ia memaparkan, semua anggota Polri harus berjuang memberi sesuatu yang terbaik pada masyarakat. Menurutnya, efek dari polisi yang mendekat ke masyarakat, pasti akan menciptakan situasi kamtibmas yang baik pula.

"Kita harus maksimal, humanis ke masyarakat. Artinya, saya ingin mengajak dengan maksimal betul. Jadi masyarakat akan rindu dengan petugas berbaju cokelat ini. Bahkan ketika melihat sosok polisi, event kapolda, masyarakat akan berkata itu sahabat kita. Pelayan dan pelindung kita, pengayom kita. Sosoknya dirindukan karena itu," papar Kapolda Riau.

"Lain dengan pelaku kejahatan. Apalagi dengan gembong narkoba. Kita harus jadi musuh paling ditakuti. Dengan apa? senjata hukum. Saya tidak main-main soal ini. Saya tekankan kepada bawahan, lakukan penegakan hukum yang tegas dan terukur kepada para pelaku. Bahkan bila mengancam nyawa petugas dan nyawa masyarakat, jangan takut menghentikan pelaku tersebut. Bila harus menghilangkan nyawa mereka. Saya minta harus tegas dan terukur," lontar Irjen Iqbal tegas.

Kapolda Riau menjelaskan, dalam menegakkan hukum, jajarannya menekan upaya preventive strike dan preemtif strike. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved