Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mutilasi di Garut

ODGJ di Garut Diduga Bunuh Seorang Pria lalu Memutilasinya Menjadi 12 Bagian, Warga Geger

Seorang pria ODGJ di garut diduga telah membunuh seorang pria lalu memutilasinya jadi 12 potongan. terungkap fakta baru

Editor: Budi Rahmat
tangkap layar
ODGJ di garus bunuh seorang pria lalu memutilasinyab jadi 12 potongan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Fakta baru terungkap dari kasus mutilasi di Garut . Polisi membeberkan kondisi jasad korban sat dilakukan otopsi .

Ternyata tidka ada satupun bagian tubuh korban yang hilang .

Dan seluruhnya tubuh korban terpotong menjadi 12 bagian .

Baca juga: Beginilah Kondisi Tubuh Korban Mutilasi di Garut, Polisi Beberkan soal Erus Diduga Makan Daging

Erus yang terduga pelaku sejauh ini juga masih dalam pendalaman pemeriksaan .

Termausk akan membawnaya ke psikiater . Dan polisi sejauh ini belum bisa mendapatkan keterangan apapun dari Erus .

Erus pelaku mutilasi di Garut ternyata sempat menawarkan bagian tubuh korban kepada warga sekitar.

Peristiwa tersebut terjadi setelah pelaku memotong bagian tubuh korban di Jalan Raya Cibalong, Kampung Bantar Limus, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (30/6/2024).

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo mengatakan pelaku memotong bagian tubuh korban menjadi 12 bagian.

Salah satu bagiannya dimasukkan ke dalam karung bekas, sedangkan bagian badan, bagian pinggul, dan kaki korban sudah tergeletak di tanah.

Jumlahnya ada 12 potong bagian tubuh, badan,pinggul, sedangkan tangan itu masing-masing tiga bagian, kaki juga," ujarnya kepada awak media, Selasa (2/7/2024).

Baca juga: MUTILASI DI GARUT : Tangan Diikat dan Dituntun, Siapakah Pria Tak Berbaju Ditarik Erus ?

Ia menuturkan tersangka juga sempat menawarkan bagian tubuh korban ke warga sekitar dengan cara mengacungkan bagian daging korban kepada warga.

Dari hasil keterangan saksi, tersangka menawarkan dengan menyebut 'daging anyar (daging baru)' kepada warga di sekitar lokasi.

Ari menjelaskan identitas korban saat ini masih belum diketahui, pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait identitas korban.

Korban juga menurutnya sudah dimakamkan di Permakaman Santiong, Kecamatan Banyuresmi.

"Terkait kondisi tersangka yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan di RS Sartika Asih, kita masih menunggu hasilnya," ungkap Ari.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved