Wartawan Terbakar Sekeluarga di Sumut
Datangi Komnas HAM , Keluarga Wartawan yang Dibakar di Karo sebut Ini Masalah Serius !
Kepada Komnas HAM pihak keluarga Rico Sempurna Pasaribu meminta smeua pihak terkait diperiksa . Karena ini masalah serius dan harus ditangani serius
TRIBUNPEKANBARU.COM - Datangi Komnas HAM di Jakarta Pusat , Senin (15/7/2024), keluarga Rico Sempurna Pasaribu yang tewas dibakar, meminta kasus tersebut menjadi perhatian serius .
Peristiwa pembunuhan pada Rico Sempurna Pasaribu dengan cara dibakar merupakan peristiwa yang serius .
Jadi pihak-pihak yang terkait di dalamnya harus dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan .
Baca juga: Sudah 19 Hari Berlalu, Polisi Belum Ungkap Motif Wartawan Tewas Terbakar, Oknum TNI Terlibat?
“Kami meminta Komnas HAM untuk memanggil pihak-pihak terkait, semisal Kapolda, Kapolres, dan Denpom atau Pangdam dengan adanya masalah ini,” ujar Irvan saat memberikan keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024).
Irvan mengatakan, sebelum datang ke Komnas HAM, pihaknya telah lebih dahulu berkoordinasi dengan komisioner Komnas HAM. Oleh karena itu, pada kesempatan hari ini, Eva juga sekaligus diperiksa dan dimintai keterangan untuk melengkapi laporan mereka.
Pihak keluarga juga mendorong agar Komnas HAM dapat menyatakan peristiwa pembakaran kepada keluarga Rico Pasaribu sebagai suatu pelanggaran HAM.
“Ini permasalahan serius. Jelas ini perbuatan yang sangat keji, sadis. Dan, kalau ini terus dibiarkan, maka ini secara generalnya yang paling penting adalah tentang bagaimana kerja-kerja kawan-kawan jurnalis, kebebasan pers,” lanjut Irvan.
Keluarga korban juga mendesak agar Komnas HAM dapat memanggil dan memeriksa oknum TNI yang diduga terlibat dalam pembakaran rumah Rico, yaitu Koptu HB.
Baca juga: Jangan Sembunyikan Otak Pelaku, Keluarga Wartawan Tewas Terbakar Menduga Kuat Oknum TNI Terlibat
Sebelumnya, anak wartawan Tribrata TV yang tewas dibakar Rico Sempurna Pasaribu, Eva Pasaribu mendatangi kantor Komnas HAM untuk membuat laporan terkait peristiwa yang menewaskan empat anggota keluarganya.
Kuasa hukum Eva, Irvan Saputra meminta Komnas HAM melakukan investigasi mandiri dan memanggil sejumlah pihak yang terlibat dalam kebakaran rumah Rico.
Inilah Pelaku yang Ditangkap
Polisi telah menangkap otak pembakaran rumah Rico. Polisi menyebut, otak pembakaran rumah Rico adalah Bebas Ginting alias B alias Bulang.
Ia berperan memerintahkan dua eksekutor yakni Rudi Apri Sembiring alis RAS (37) dan Yunus Syahputra alias SYT (36) untuk membakar rumah Rico.
Baca juga: Motif Pembakaran Rumah Wartawan di Karo Sumut Sulit Diungkap, Polisi Tes Psikologi Ketiga Pelaku
"Pelaku ketiga yang kita tetapkan sebagai tersangka ini berinisial B alias Bulang, dia memerintahkan kedua eksekutor untuk membakar rumah korban," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (11/7/2024).
Hadi Wahyudi mengatakan, Bebas tercatat sebagai warga Jalan Veteran Gang Sempakata Ujung, Kelurahan Kampung Dalam, Kabanjahe, Tanah Karo.
Bebas jadi tersangka setelah serangkaian penyidikan 28 saksi dan juga analisis forensik terhadap pola komunikasi antara Bebas dan YST.
"Tersangka B memberikan uang Rp 130.000 kepada RAS untuk dibelikan minyak pertalite dan solar yang dicampur dan digunakan membakar rumah korban," jelasnya.
Polisi hingga kini masih belum menentukan motif para pelaku melakukan aksi pembakaran ini.
Baca juga: Bebas Ginting, Preman Besar di Karo Otak Pembakaran Rumah Wartawan: Terbiasa Membunuh, Residivis
TNI AD persilakan warga beri bukti
Sementara, TNI Angkatan Darat menyatakan terbuka apabila ada bukti keterlibatan prajurit dalam kebakaran rumah Rico Sempurna.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan, TNI AD selalu merespons indikasi-indikasi yang dilaporkan dan mengecek kebenaran setiap informasi.
“Kami terbuka dan sangat berterima kasih apabila ada masyarakat yang memiliki bukti keterlibatan anggota TNI AD dalam pelanggaran hukum tersebut. Justru itu membantu tugas kami dalam penyelidikan masalah tersebut nantinya,” kata Kristomei, Selasa (2/7/2024).
Kadispenad mengatakan, TNI AD akan memproses hukum prajurit yang terlibat jika benar-benar terbukti dalam kebakaran tersebut.
Namun, ia mewanti-wanti bahwa dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam kasus tersebut mesti disertai bukti-bukti pendukung.
Kasus kematian Rico Sempurna Pasaribu memang pantas jadi perhatian serius . Karena korban meninggal dunia dnegan cara yang tega dan cenderung sadis. (*)
( Tribunpekanbaru.com )
Baca juga: Pelaku yang Suruh Bakar Rumah Wartawan Hingga 4 Orang Tewas Ternyata Pernah Bunuh Orang
wartawan terbakar sekeluarga di Sumut
Rico Sempurna Pasaribu
pembakaran rumah di Medan
Komnas HAM
Tribunpekanbaru.com
| Chat Koptu HB Sebelum Pembakaran Rumah Wartawan di Karo: Saya Bagus Selama Ini Sama Si Pasaribu |
|
|---|
| Bebas Ginting Beberapakali Berinteraksi dengan Kopda HB sebelum Pembunuhan Rico Sempurna Pasaribu |
|
|---|
| Peran Koptu HB Dibongkar LBH Medan Pasca Rekontruksi Pembakaran Rumah Wartawan di Karo |
|
|---|
| Situasi Memanas, TKP di Rumah Rico Sempurna Pasaribu Ricuh, Warga Geram Lihat Aksi Pelaku |
|
|---|
| Reka Ulang Wartawan Tewas Terbakar, Terungkap Cara BG Perintahkan Bakar Rumah Rico Sempurna |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Keluarga-wartawan-yang-dibakar-di-Karo-datangi-Komnas-HAM-sebut-ini-masalah-Serius.jpg)