Kakek Nenek Tewas di Jonggol

Lansia Tewas di Jonggol: Permintaan Anak Hans Tomasoa dan Rita Dijawab Ketus Warga, 'Buat Apa Lagi'

Anak Hans Tomasoa dan Rita baru datang saat peti jenazah dimasukkan ke liang lahat . Dan saat mereka mengajukan permintaan langsung dijawab ketus

Editor: Budi Rahmat
Ist/Youtube
Video pernikahan anak Hans Tomasoa dan Rita Tomasoa, oma opa meninggal di Jonggol, Kabupaten Bogor. 

Mereka baru datang setelah kakek nenek meninggal di Jonggol Bogor.

Kesaksian tetangga dan RT, anak Hans Tomasoa dan Rita Tomasoa bertahun-tahun tidak menjenguk orang tuanya di Jonggol.

Baru setelah kakek nenek meninggal di Jonggol, anak Hans Tomasoa dan Rita datang ke Perumahan Citra Indah Bukit Raflesia, Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Selama itu pula tiga anak Hans dan Rita tak pernah mejenguk.

"Sepengetahuan saya memang anak alamarhum tidak pernah (jenguk)," katanya.

"Tapi sesama kita (tetangga) tidak pernah melihat ada kunjungan dari anak-anaknya," tambah Jonathan Tobing.

Menurutnya Hans Tomasoa dan Oma Rita memiliki 3 orang anak.

Mereka tinggal di Jakarta, Bekasi dan Bandung.

Baca juga: Opa Oma di Jonggol Itu Bertahan Hidup dengan Bantuan Tetangga dan Gereja Hingga Tewas Membusuk

Jonathan Tobing bahkan mengaku pertama kali melihat anak Opa Hans saat pemakaman.

"Sebelumnya saya tidak pernah melihat sama sekali," kata Jonathan Tobing.

Anak bungsu datang saat peti Opa Hans dan Oma Rita sudah di dalam kubur.

Dalam pertemuan dengan jemaat gereja dan tetangga, anak Hans Tomasoa dan Rita menyampaikan permintaan.

"Hanya menyampaikan keinginan, ingin ke rumah (Hans)," kata Jonathan Tobing.

Namun permintaan itu langsung dijawab ketus oleh Jonathan.

"Saya bilang, 'buat apalagi ke rumah ?'. Sudah sampaikan jujur, 'kami pengurus kecewa terhadap kalian. Kalau sekarang buat apa lagi ?'" kata Jonathan Tobing.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved