Senin, 20 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Vina Cirebon

Terbongkar Alasan Aep Nekat Beri Kesaksian Palsu, Dede Singgung Soal Dendam Kesumat

Dede yang menjadi saksi kasus Vina Cirebon di 2016 muncul ke publik dengan membeberkan fakta baru yang belum terungkap.

Editor: Muhammad Ridho
kolase Kompas.com dan youtube
Aep dan Dede. Masa Lalu Aep Diduga Jadi Alasan Beri Kesaksian Palsu di Kasus Vina Cirebon. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dede yang menjadi saksi kasus Vina Cirebon di 2016 muncul ke publik dengan membeberkan fakta baru yang belum terungkap.

Dede merupakan teman Aep, yang juga ikut memberikan kesaksian palsu karena mendapat arahan.

Masa lalu Aep pun ikut diungkap Dede ke publik.

Ia diketahui punya dendam kesumat ke warga.

Hal itulah yang diduga jadi alasan Aep nekat memberikan kesaksian palsu.

Dede mengatakan bahwa Aep sempat berujar kalau kesaksiannya itu karena dendam akibat pernah dipukuli warga.

Aep sebelumnya dipukuli warga karena di tempat kerjanya yakni tempat pencucian motor ada perempuan.

Yang melaporkan ke warga bahwa di tempat pencucian motor sering menginap perempuan itu disebut anak-anak yang suka nongkrong di depan SMPN 11 Cirebon.

Dari situ, Aep diduga dendam sehingga memutuskan membuat laporan di Kasus Vina bahwa telah melihat anak-anak yang biasa nongkrong di depan SMPN 11 Cirebon melempari pengendara motor.

Aep mengaku kesal dengan para pemuda tersebut karena pernah memukulinya.

“Dia dendam,” kata Dede.

Selain itu, Dede juga menceritakan awal mula memberikan kesaksian palsu hingga membuat 8 orang menjadi terpidana kasus Vina, 7 di antaranya harus menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Dede mengaku beberapa hari setelah kejadian tewasnya Vina di Jembatan Talun, Cirebon dia ditelepon Aep, diajak untuk menjadi saksi.

Ajakan Aep untuk menjadi saksi itu disebut Dede dilakukan saat malam, beberapa hari setelah para terpidana kasus Vina ditangkap polisi.

"Kurang lebih dua atau tiga hari setelah penangkapan," katanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved