Kerangka Ibu dan Anak di Bandung

Jejak Digital Ibu dan Anak Tinggal Tulang Belulang, Elia Curhat Akan Hidup Sendirian di Hutan

Terungkap jejak digital Elia Immanuel Putra, yang jasadnya ditemukan telah menjadi tulang bersama ibunya. Jejak digital tersebut ditemukan di FB

Editor: Muhammad Ridho
via tribun bengkulu/facebook imanuel
Jejak Digital Ibu dan Anak Tinggal Tulang Belulang, Elia Curhat Akan Hidup Sendirian di Hutan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Terungkap jejak digital Elia Immanuel Putra, yang jasadnya ditemukan telah menjadi tulang bersama ibunya.

Jejak digital tersebut ditemukan netizen di media sosial facebook.

Seperti diberitakan, identitas kerangka ibu dan anak tersebut adalah Indah Hayati(55) dan Elia Immanuel Putra (24)

Mereka ditemukan telah menjadi tulang belulang dengan terbaring di tempat tidur di atas dua kasur yang berbeda.

Mereka diperkirakan telah meninggal dunia enam tahun lalu.

Ternyata Elia Imanuel Putra pernah menulis curhatan tentang hidupnya, sebelum penemuan kerangka ibu dan anak.

"Aku akan pergi ke tempat yang jauh, jauh dari kebisingan kota, aku pergi menenangkan hidupku, pergi jauh dari kota, hidup sendirian di hutan."

"Hidupku sangat terluka dengan dunia ini, termasuk ayahku yang membuatku hidup lebih menderita. Selamat tinggal Kota Selamat datang Forest."

Ratapan tersebut tertulis di dinding Facebook Imanuel.

Penemuan kerangka ibu dan anak bernama Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) terjadi di Bandung Barat pada Senin (29/7/2024).

Warga Bandung Barat memang sedang dihebohkan dengan penemuan kerangka ibu dan anak di sebuah rumah yang sudah terbengkalai.

Rumah tersebut berada di Perumahan Tani Mulya, RT 11/15, Desa Tani Mulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Kini akun Facebook Imanuel *** disorot dan ramai dilawat warganet untuk mengucapkan belasungkawa

Sejumlah postingan dengan masa waktu di tahun 2018 disorot warganet.

Ada banyak ratapan di dinding facebook Imanuel, disinyalir bentuk kegundahannya tentang sosok ayah yang tidak bertanggung jawab.

"Saya tidak suka saat... Begitu dia (My Father) membuat janji, tapi tidak ditepati," tulis Imanuel.

"Saya menyesal telah... Dilahirkan ke dunia ini. Dan menyesal punya ayah yang tidak bertanggung jawab padaku selama 5 tahun."

Sejumlah ratapan di dinding Facebook yang ditulis Imanuel membuat banyak warganet prihatin.

"Ya Allah pedih lihat statusnya, semoga anak dan ibunya di tempat yang indah," tulis akun @Septia***.

"Kak, aku baru mendengar kabar tentangmu dan ibumu, kak.. turut berdukacita yang sedalam-dalamnya ????????," akun @Bintu ikut mengomentari.

"Ya allah intinya ayahnya lepas dari tanggung jawab mncampakan anaknya yang masih kecil waktu itu, malah ngurusin istri ke dua dan ketiga katanya????????," akun @Deyan** menambahkan.

Pesan terakhir Elia Imanuel Putra

Pesan terakhir Imanuel untuk ayahnya dalam kasus penemuan kerangka ibu dan anak di Bandung Barat, sang anak mengaku ia ingin sekolah.

Ketika pihak polisi melakukan olah TKP, ditemukan ada pesan dari sang anak untuk ayahnya Mujoyo Tjandra.

Rupanya Immanuel Putra ingin sekolah seperti anak pada umumnya.

"Surat untuk Mudjoyo, kalau buat janji jangan buat janji kalau gak bisa nepatin janji, Aku mau sekolah katanya mau bayar aku sekolah, tapi semua itu dusta. Akan kubawa sampai mati semua janji manismu!," tulisnya dilansir dari Youtube tvOneNews, Selasa (30/7/2024).

Dalam surat itu, Immanuel mengatakan jika sang ayah tak mendukung dirinya untuk meraih cita-citanya.

"Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu, katanya raihlah cita-cita setinggi langit tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah," imbuhnya.

Dalam tulisan itu, Immanuel Putra juga minta maaf pada sang ayah, karena ia tak bisa menjadi anak yang baik.

"Maafkan aku tidak bisa jadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna," ungkapnya.

Terakhir ia berpesan pada sang ayah, agar ayahnya tidak menyakiti wanita lain jika menikah lagi.

"Jikalau kau menikah lagi, aku harap kau jangan menyakiti istri ketigamu nanti, aku lihat kau sudah meminang istri baru lagi kan, yang dari Ciamis yang foto bersamamu itu dipajang di FB Hendra Setiawan," ungkapnya.

Kerangka ibu dan anak di Bandung Barat

Sebelumnya, penemuan dua kerangka ibu dan anak ini terjadi di dalam rumah di Perumahan Tani Mulya, RT 11/5, Desa Tani Mulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Kerangka ibu dan anak itu ditemukan di dalam rumah warna ungu yang kondisinya sudah tidak terawat.

Rumah tersebut dipenuhi rumput liar di bagian luar, sementara untuk cat rumahnya sudah pudar, sehingga banyak yang mengira bahwa rumah tersebut kosong.

Dua kerangka ibu dan anak ini bernama Indah Hayati (55) dan Ela Immanuel (24).

Pj Kepala Desa Tani Mulya, Wawan Sutisna mengatakan jika penemuan kerangka ibu dan anak itu pertama kali ditemukan oleh mantan suami korban.

"Ditemukan oleh mantan suaminya, dia sempat laporan untuk membuka gembok mau ngambil sesuatu di dalam karena status mereka ini sudah bercerai sejak tahun 2018," Wawan Sutisna dilansir dari Tribun Jabar, Senin (30/7/2024).

Menurutnya ibu dan anak tersebut sudah meninggal dari lama.

"Tadi saya mendapat kabar dari Babinsa Tani Mulya ada penemuan mayat yang merupakan ibu dan anak dengan kondisi sudah jadi kerangka, mungkin (meninggal) sudah lama," katanya.

Ia juga menjelaskan jika warga tidak mengetahui bahwa rumah tersebut berpenghuni.

Baca: Viral Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat, Tetangga: Terakhir Ketemu Sebelum Covid-19

Banyak warga yang mengira jika anak dan ibu tersebut sudah pindah rumah bahkan warga juga tidak pernah melihat aktivitas orang di rumah itu.

"Kalau kata warga rumah ini sudah kosong, penghuninya sudah lama tidak keluar," ujar Wawan.

"Jadi warga setempat tahunya sudah pindah dan mereka juga tidak mengetahui ada orang di sini karena lampunya juga sudah lama mati."

( Tribunpekanbaru.com )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved