Bermain dengan Alam: Cara Asyik Belajar Ecoprint Bersama Mahasiswa Kukerta Unri
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau (Kukerta Unri) di Bagan Punak Pesisir, Rohil, memberikan materi tentang ecoprinting bagi siswa SDN 026
TRIBUNPEKANBARU.COM - Puluhan murid berkumpul di ruangan kelas satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 026 Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir pada Sabtu (20/07/2024) pagi untuk mengikuti kegiatan ecoprinting.
Kegiatan ini ditaja oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau (Kukerta Unri) Bagan Punak Pesisir dibawah pengawasan Dosen Pembibing Lapangan (DPL) Prof. Dr. Ir. Bintal Amin, M.Sc.
Mengangkat tema: Tingkatkan Kreatifitas Lewat Alam dan Imajinasi hadir untuk memenuhi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka.
Kepala SDN 026 Bagan Punak Pesisir, Rahmawati S.Pd, guru dan siswa turut hadir dan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Semua peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Prof. Dr. Ir. Bintal Amin, M.Sc menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari beberapa program yang dirancang oleh mahasiswa kukerta dan juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Ini merupakan bagian dari bentuk pengabdian kami dari Universitas Riau, bermitra dan bersosial dengan masyarakat sekitar untuk memberikan ilmu, semoga mahasiswa KKN ini bisa belajar dan membantu masyrakat, khususnya bagi masyarakat Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir," ujarnya.
Pembuatan ecoprinting menjadi program kerja yang targetnya murid SD dalam upaya meningkatkan kreativitas dan memenuhi mata pelajaran P5.
Arnia Agustina selaku koordinator acara menjelaskan bahwa ecoprinting hadir untuk melatih kreativitas dan imajinasi siswa.
"Program ini tujuannya itu untuk melatih kreativitas siswa-siswi di SDN 026 Bagan Pesisir," jelasnya.
Menurut Arnia, Ecoprinting itu sendiri merupakan teknik cetak sederhana dengan menggunakan pewarnaan alami berupa daun.
Ada 2 teknik ecoprinting yaitu Pounding (Pukul) dan Steaming (rebus). Untuk pelatihan kali ini menggunakan teknik Pounding.
"Kita itu menggunakan teknik pounding itu dengan cara dipukul-pukul menggunakan batu," ujar Arnia.
Untuk awal kegiatan diperlukan mempersiapkan alat dan bahan seperti totebag atau kain, daun, palu, plastik dan tawas.
Untuk tahapan pertama yaitu merendam media totebag atau kain 8-24 jam menggunakan air tawas, ini bertujuan untuk agar warna tidak luntur saat tidak dicetak.
| Antisipasi Macet di Jalintim Dampak Perbaikan, Ini Kesepakatan Polres Pelalawan dengan PT GJM |
|
|---|
| KISAH Siswa MAN 2 Pekanbaru Lolos Kampus Luar Negeri: Azka Tambah Pengalaman, Adli Ingin Berkarir |
|
|---|
| Harga Plastik Melonjak, Pedagang Plastik di Bagansiapiapi Mengeluh Stok Terbatas dan Omzet Turun |
|
|---|
| Lirik Cinto Jan Di Ukua Jo Kayo, Lagu Minang Harry Parintang, Ketika Cinta Mulai Diukur Pakai Materi |
|
|---|
| Lirik Lagu Bakarilaan – David Iztambul: Berkisah Tentang Patah Hati Tapi Tetap Tegar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Ecoprinting.jpg)