Polisi Dianiaya Oknum TNI di Batam
UPDATE Dua Polisi Dianiaya Oknum TNI di Batam: Penyebab dan Babinsa AP Sudah Ditahan
Saat diperiksa, AP mengaku tidak mengenal korban dan menyadari korban yang dianiaya bukanlah orang yang dicari.
Rooy meminta maaf atas tindakan AP.
Baca juga: Percakapan di Handphone pada Kasus Vina Mulai Dikuak: Pengacara Iptu Rudiana Ungkap Kejanggalan Ini
Baca juga: Jokowi Tak Lagi Singgung Kenaikan Gaji PNS, Malah Sebut Program Makan Gratis Prabowo-Gibran
"Menurut AP mereka sipil. Namun, hal ini masih kami dalami. Apabila mereka anggota, maka akan kami tindak setegas mungkin," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan empat orang mengeroyok dua anggota polisi yang sedang berjaga di pos terpadu Simpang Dan, Mukakuning, Batam, sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (15/8/2024).
Awalnya, kedua anggota polisi tengah berjaga di pos. Tidak lama berselang, sebuah mobil Agya berwarna kuning berhenti di depan pos.
Kemudian salah satu pria berseragam loreng hijau turun dan memukul kepala salah satu korban.
Pelaku juga menendang korban lainnya hingga hampir terjerembab ke samping pos.
Kedua korban merupakan Kanit Provos Polsek Sei Beduk, Aipda Hari Susanto dan Banit Opsnal Polsek Sei Beduk, Bripka Bernas Gultom.
(TRIBUNPEKANBARU.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/penganiayaan-Oknum-TNI-terhadap-Polisi-di-Batam.jpg)