Pacu Jalur Kuansing

Ritual Magis dan Peran Pawang di Balik Pacu Jalur di Kuansing Riau

Di balik hingar bingar event Pacu Jalur Nasional di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau ada ritual magis yang tidak bisa ditinggalkan.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo
Pawang Jalur menggelar ritual jelang pertandingan, Jumat (23/8/2024) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Bau kemenyan menusuk hidung di Tepian Narosa, Desa Seberang Taluk pada Jumat (23/8/2024).

Pagi itu, seorang laki-laki terlihat sedang memercikkan air ke Jalur dan membakar kemenyan di bawahnya. 

Belakangan diketahui, pria itu bernama Firman Edi. 

Edi mengaku ritual yang dilakukannya merupakan bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar anak pacu terhindar dari marabahaya. 

"Ini adalah bentuk doa memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita terhindar dari musibah dan berjalan lancar, bukan untuk menang," ujar Pawang Jalur Rawang Udang Talontam, Benai ini.

Pawang Jalur menggelar ritual jelang pertandingan, Jumat (23/8/2024)
Pawang Jalur menggelar ritual jelang pertandingan, Jumat (23/8/2024) (Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)

Di balik hingar bingar event Pacu Jalur Nasional di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau ada ritual magis yang tidak bisa ditinggalkan oleh semua tim jalur. 

Ritual magis itu dilakukan oleh seorang pawang yang ditunjuk oleh pihak desa. 

Baca juga: Breaking News: Detik-detik Atlet Pacu Jalur Jitu Kuantan Meninggal Dunia Saat Sampai di Finish

Baca juga: Sebelum Meninggal di Garis Finish, Atlet Pacu Jalur Kuansing Tunjukkan Semangat Membara

Bagi orang Kuansing, pawang adalah bagian penting. 

Mulai dari penebangan pohon untuk dibuat Jalur, pembuatan hingga di pertandingan.

Musim panas tahun 2024 ini ada 225 Jalur yang berlaga. 

Semua Jalur pun memiliki pawangnya masing-masing.

Anardi pawang Jalur Kuantan Jitu mengatakan, ia telah menjadi pawang Jalur sejak 2015 lalu. 

Setelah ayahnya meninggal, ia melanjutkan profesi ayahnya. 

"Kakek saya juga seorang pawang jalur," ujar Anardi. (Tribunpekanbaru.com/Guruh BW)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved