Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

7 Jenazah Mengambang di Kali Bekasi

UPDATE 7 Jenazah Mengambang di Bekasi: 9 Anggota Diperiksa Propam

Petugas patroli melihat sejumlah remaja berkumpul di pinggir jalan dan segera menghampiri mereka. 

TribunBekasi.com/Rendy Rutama
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto memeriksa tempat kejadian peristiwa (TKP) penemuan 7 mayat remaja di Kali Bekasi dekat perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (22/9/2024) siang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perkembangan kasus penemuan 7 Jenazah Mengambang di Kali Bekasi.

Terbaru, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) memeriksa sembilan anggota tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota.

Pemeriksaan itu terkait dengan penemuan 7 mayat tersebut.

Dimana, ketujuh mayat itu ditemukan engapung di Kali Bekasi di belakang Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) di Jatiasih Bekasi, pada Minggu, (22/9/2024) pagi.

Belakangan ketujuh mayat itu disebut merupakan remaja yang menceburkan diri ke sungai diduga karena tawuran.

Mereka berusaha menceburkan diri karena takut ditegur polisi yang sedang patroli.

"Sampai dengan saat ini, yang diperiksa itu ada 9 anggota Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, dilansir dari Tribunnews.com, Senin (23/9/2024).

Menurut Ade Ary, Propam tengah mendalami seperti apa patroli polisi yang membuat tujuh remaja itu tewas karena menceburkan diri di Kali Bekasi.

"Jadi kan mereka yang melakukan kegiatan cek TKP (tempat kejadian perkara), mereka melakukan patroli siber, kemudian melihat ada yang lagi live IG (instagram) melakukan ajakan tawuran," ucapnya.

"Kemudian mereka melakukan cek TKP. Inilah yang didalami, proses pengecekan TKP-nya itu, proses patrolinya itu seperti apa, proses pengecekan TKP-nya seperti apa, ini masih didalami," lanjut dia.

Baca juga: Aksi Jambret Tewaskan Bayi 3 Bulan di Banjar: Pulang Berobat, tak Bernafas Usai Jatuh di Aspal

Baca juga: Menguak Motif Perampokan di Bogor: Kepala Keluarga Dibunuh, Anak Istri dan Orangtua Dianiaya

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto menyebutkan penemuan tujuh mayat tersebut diduga karena tawuran

Terlebih, saat itu polisi sedang patroli untuk mencegah peristiwa itu.

Kendati demikian, ia menegaskan hingga kini pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait peristiwa itu, lantaran sedang mengumpulkan beragam keterangan.

"Saya katakan patroli tidak salah, karena memang patroli ini pukul 03.00 WIB. Jika orang normal dalam keadaan jam-jam segitu tentunya sedang istirahat," ujarnya.

Karyoto mengatakan, pada Minggu (22/9/2024) dini hari sejumlah polisi melakukan patroli. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved