Pemkab Meranti Dapat Kucuran DAK Rp 75 Miliar Tahun 2025
Pemkab Meranti mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 75 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 75 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025.
Hal itu tertera di situs https://djpk.kemenkeu.go.id/ dengan peruntukan pembangunan jalan pelayanan dasar.
Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti Fajar Triasmoko membenarkan hal tersebut.
Menurutnya keberhasilan itu berkat kerja keras seluruh tim yang ada di Dinas PUPR dalam mengejar peluang untuk pembangunan daerah .
“Total anggaran DAK 2025 melalui usulan Dinas PUPR beberapa waktu lalu Kepulauan Meranti menerima total Rp 73.399.447.000 untuk pembangunan jalan pelayanan dasar," kata Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko MT kepada wartawanwartawan, Rabu (25/9/2024).
Baca juga: Masih Digodok, Segini Gambaran Batasan Dana Kampanye Pilkada Kepulauan Meranti Setiap Paslon
Dirincikannya, anggaran tersebut diperuntukkan Jalan layanan dasar (Mendukung Konektivitas Daerah) Rp 37.005.455.000 yang akan diprioritaskan untuk pembangunan jalan pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.
Anggaran tersebut direncanakan untuk melanjutkan pembangunan ruas Jalan Tanjung Samak - Tanjung Kedabu dan ruas Jalan Tanjung Samak - Repan.
Selanjutnya Jalan Tematik Penguatan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Pertanian, Perikanan, dan Hewani) Rp 25.953.712.000 dan layanan dasar untuk air minum Rp 10.440.280.000.
Dirincikan Fajar, alokasi itu mengalami peningkatan signifikan bila berkaca dari tahun-tahun sebelumnya untuk DAK pembangunan jalan pelayanan dasar.
Kepala Dinas PUPR itu membeberkan, untuk DAK tahun 2022 mendapatkan sebesar Rp 30.290.881.000, selanjutnya anggaran DAK Penugasan tahun 2023 sebesar Rp 35.277.504.157, kemudian untuk DAK Bidang Jalan Tahun 2024 sebesar Rp 42.691.429.500.
Dikatakannya, biasanya Kemenkeu melalui Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah itu akan mentransfer ke daerah sekitar Maret 2025.
Dinas PUPR Kepulauan Meranti juga berencana untuk terus meningkatkan upaya pencarian anggaran dan menjalankan proyek-proyek infrastruktur yang lebih besar dan berdampak luas bagi masyarakat.
Fajar Triasmoko menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Kami akan terus berusaha mendapatkan anggaran yang lebih besar dan melaksanakan proyek-proyek yang lebih besar untuk kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti," tuturnya.
Baca juga: Roni Rakhmat Jadi Pjs Bupati Kepulauan Meranti
Dengan segala pencapaian dan komitmen yang ditunjukkan, Dinas PUPR Kepulauan Meranti diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan daerah, membawa Kabupaten Kepulauan Meranti menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
| Pemkab Meranti Terapkan WFH Setiap Jumat, ASN Diatur Maksimal 50 Persen |
|
|---|
| Pemkab Meranti Siap Lakukan Penghematan, WFH Akan Dibahas Secara Internal |
|
|---|
| ASN Meranti Wajib Masuk Kerja Pasca Lebaran, Pemkab Meranti Tegaskan Tak Ada Lagi WFH |
|
|---|
| Pemkab Meranti Terapkan WFH Terbatas bagi ASN Pasca Lebaran |
|
|---|
| Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Meranti Pangkas Program Seremonial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-PUPR-Kepulauan-Meranti-Fajar-Triasmoko-ok.jpg)