Jasad Terkubur di Pariaman
Kisah Gadis Penjual Goreng di Pariaman : Berlain Arah, IS Ambil Jalan Pintas untuk Hadang Nia
IS tahu Nia akana berjalan pulang . Ia kemudian mengambil jalan berlainan agar bisa sampai lebih dulu. Pada satu komen , ia kemudian menyergap
" Saya pulang jam 18.20 WIB saat itu korban sudah tdiak ada. Tapi diwarung masih ada IS, Randi dan Dani, " ungkap Heru .
Pada pukul 18.30 , Indra sudah menghilang. Saat itu ia smepat bertanya kepada Dani.
" Kemana IS tadi.?"
Kemudian dijawab "Coba lihat di dapur atau di luar, "
Heru kemudian menjawab lagi , " Tak ada "
Kemudian mereka bertiga tak pedulikan lagi IS yang menghilang dan sibuk main handphone di warung.
Pada pukul 19.30 WIB , Dani pulang. Saat itu Indra belum juga balik atau belum juga kembali ke warung.
"Saya juga memutuskan pulang . Saat itu IS belum juga terlihat diwarung< " terang Heru
Heru kemudian balik lagi ke warung pada pukul 21.30 WIB .
Saat itu menurutnya ia sudah melihat IS berada di warung dan sedang tertidur .
Heru kemudian bertanya kepada pamannya yakni Dani perihal jam berapa IS kembali ke warung .
Saat itu Dani menjawab bahwa IS kembali ke warung sekira pukul 20.30 WIB.
Heru kemudian bertanya , kemana IS tadi ? Dani mengatakan jika IS datang dalam kondisi basah kuyup
Pada pukul 22.00 WIB , IS bangun dan membuat kopi serta Mie. Kemudian IS menonton TV
Pada pukul 23.30 saat warung tutup , IS dilihat Heru masih menonton TV.
Heru kemudian memilih masuk kamar yang ada di warung dan main handphone.
Pada pukul 01.00 WIB , IS juga masuk kamar.
Saat itulah Heru melihat postingan korban dinyatakan hilang.
Heru sempat bertanya ke IS perihal korban yang hilang
" Saya sempat tanyakan , " Bang pajako ( korban ) hilang, "
IS kemudian menjawab " Ndak tau den dowh. Kamanyo tu. ( tak tahu saya kemana dia )"
Namun Heru mulai curiga pada IS .

'Saat itu saya lihat IS tidurnya gelisah . Bangun , tidur , bangun tidur. Saya juga melihat ada bekas cakar di punggungnya, " terang Heru
Pada pukul 03.00 WIB atau Sabtu dinihari tanggal 7 September 2024, Heru tidur . Ia juga sempat melihat IS sudah tidur.
Pada hari Sabtu pukul 11.00 WIB , ia dibangunkan oleh Dani. Kemudian ia teringat pada korban yang ia lihat pada sebuah postingan bahwa korban menghilang .
Heru kemudian memberitahukan kepada Dani perial korban yang hilang .
Dani pun terkejut . Karena katanya sore kemarin masih membali gorengan korban .
Nah , saat itu terbetik kecurigaan pada IS yang menghilang setelah mereka membeli gorengan korban.
" Saat itu saya dan Dani curiga karena IS ini sempat menghilang selama dua jam . Saya juga katakan ke Dani kalau IS taadi malam tidurnya gelisah, "
Sejak itu dikatakan Heru, mereka curiga pada IS . Nah , Dani kemudian menyuruh IS mengusir IS.
" IS disuruh pergi dari warung karena kami juga tidak mau terbawa-bawa masalah jika ia pelakunya, " terang Heru
IS kemudian ia antar ke tempat kerjannya pada pukul 11.30 WIB Siang pada sabtu itu.
Pada pukul 18.30 WIB , saat warung ramai , IS sempat kembali ke warung untuk menjemput sepatunya .
Saat itu saya tanyakan " kenapa bag balik lagi, " IS kemudian menjawab bahwa ia menjemput sepatu .
IS kemudian meninggalkan warung.
" Itulah terakhir saaya ketemu dengan IS, " terang Heru. (*)
Indra Septiarman
In Dragon
jasad terkubur di Pariaman
Nia Kurnia Sari
pembunuhan di Pariaman
Tribunpekanbaru.com
Bertemu In Dragon , Asril Ayah Nia Kurnia Sari Pasrah, 'Saya Relakan Anak Saya, Kamu Bertobatlah' |
![]() |
---|
SOSOK Asril , Ayah Nia Kurnia Sari Muncul ke Publik , Marah-marah karena Makam Anaknya Dimanfaatkan |
![]() |
---|
Sampai Sekarang Peziarah Membludak, Makam Nia Kurnia Sari Bak Tempat Wisata, Didatangi Warga Jiran |
![]() |
---|
Sehari sebelum Membunuh Nia Kurnia Sari, In Dragon Mengotaki Pencurian di Gedung SMP |
![]() |
---|
Pengalaman Tak Biasa Warga yang Ziarah ke Makam Nia Gadis Penjual Gorengan di Pariaman: Memang Wangi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.