Jasad Terkubur di Pariaman

Kisah Gadis Penjual Goreng di Pariaman : Berlain Arah, IS Ambil Jalan Pintas untuk Hadang Nia

IS tahu Nia akana berjalan pulang . Ia kemudian mengambil jalan berlainan agar bisa sampai lebih dulu. Pada satu komen , ia kemudian menyergap

Editor: Budi Rahmat
tangkap layar YT explores west sumatera
Inilah lokasi warung titik terakhir Nia jual gorengan sebelum mengarah pulang . Namun ia dihadang IS dan dibunuh pada hari JUmat 6 September 2024 jelang magrib 

" Saya pulang jam 18.20 WIB saat itu korban sudah tdiak ada. Tapi diwarung masih ada IS, Randi dan Dani, " ungkap Heru .

Pada pukul 18.30 , Indra sudah menghilang. Saat itu ia smepat bertanya kepada Dani.

" Kemana IS tadi.?"

Kemudian dijawab "Coba lihat di dapur atau di luar, " 

Heru kemudian menjawab lagi , " Tak ada "

Kemudian mereka bertiga tak pedulikan lagi IS yang menghilang dan sibuk main handphone di warung.

Pada pukul 19.30 WIB , Dani pulang. Saat itu Indra belum juga balik atau belum juga kembali ke warung.

"Saya juga memutuskan pulang . Saat itu IS belum juga terlihat diwarung< " terang Heru

Heru kemudian balik lagi ke warung pada pukul 21.30 WIB .

Saat itu menurutnya ia sudah melihat IS berada di warung dan sedang tertidur .

Heru kemudian bertanya kepada pamannya yakni Dani perihal jam berapa IS kembali ke warung .

Saat itu Dani menjawab bahwa IS kembali ke warung sekira pukul 20.30 WIB.

Heru kemudian bertanya , kemana IS tadi ? Dani mengatakan jika IS datang dalam kondisi basah kuyup

Pada pukul 22.00 WIB , IS bangun dan membuat kopi serta Mie. Kemudian IS menonton TV

Pada pukul 23.30 saat warung tutup , IS dilihat Heru masih menonton TV.

Heru kemudian memilih masuk kamar yang ada di warung dan main handphone.

Pada pukul 01.00 WIB , IS juga masuk kamar.

Saat itulah Heru melihat postingan korban dinyatakan hilang.

Heru sempat bertanya ke IS perihal korban yang hilang

" Saya sempat tanyakan , " Bang pajako ( korban ) hilang, "

IS kemudian menjawab " Ndak tau den dowh. Kamanyo tu. ( tak tahu saya kemana dia )"

Namun Heru mulai curiga pada IS . 

In Dragon alias IS tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari
In Dragon alias IS tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari (tangkap layar)

'Saat itu saya lihat IS tidurnya gelisah . Bangun , tidur , bangun tidur. Saya juga melihat ada bekas cakar di punggungnya, " terang Heru

Pada pukul 03.00 WIB atau Sabtu dinihari tanggal 7 September 2024, Heru tidur . Ia juga sempat melihat IS sudah tidur.

Pada hari Sabtu pukul 11.00 WIB , ia dibangunkan oleh Dani. Kemudian ia teringat pada korban yang ia lihat pada sebuah postingan bahwa korban menghilang .

Heru kemudian memberitahukan kepada Dani perial korban yang hilang .

Dani pun terkejut . Karena katanya sore kemarin masih membali gorengan korban .

Nah , saat itu terbetik kecurigaan pada IS yang menghilang setelah mereka membeli gorengan korban.

" Saat itu saya dan Dani curiga karena IS ini sempat menghilang selama dua jam . Saya juga katakan ke Dani kalau IS taadi malam tidurnya gelisah, "

Sejak itu dikatakan Heru, mereka curiga pada IS . Nah , Dani kemudian menyuruh IS mengusir IS.

" IS disuruh pergi dari warung karena kami juga tidak mau terbawa-bawa masalah jika ia pelakunya, " terang Heru

IS kemudian ia antar ke tempat kerjannya pada pukul 11.30 WIB Siang pada sabtu itu.

Pada pukul 18.30 WIB , saat warung ramai , IS sempat kembali ke warung untuk menjemput sepatunya .

Saat itu saya tanyakan " kenapa bag balik lagi, " IS kemudian menjawab bahwa ia menjemput sepatu . 

IS kemudian meninggalkan warung. 

" Itulah terakhir saaya ketemu dengan IS, " terang Heru. (*)

( Tribunpekanbaru.com )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved