Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lipsus Siswa SD Keracunan Makanan

Loka POM Inhu Awasi Sejumlah Ritel terkait Peredaran Jajanan Latiao

Puluhan ribu jajanan latiao yang diduga terkontaminasi bakteri Bacillus Cereus disita oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada pekan lalu

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit
Tim Loka POM Inhu melakukan pengawasan terhadap peredaran produk latiao di Inhu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Puluhan ribu jajanan latiao yang diduga terkontaminasi bakteri Bacillus Cereus disita oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada pekan lalu. Belakangan didapati anak SD keracunan di Kampar. 

Menindaklanjuti temuan tersebut, Loka POM di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) juga menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran jajanan latiao. 

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan Loka POM menemukan produk jajanan latiao dan langsung melakukan pengamanan terhadap produk latiao yang sempat beredar. 

Emi Amalia, Kepala Loka POM di Kabupaten Inhu mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim di tiga kabupaten yang menjadi wilayah kerja  Loka POM Inhu, yakni Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pengawasan dilakukan terhadap distributor dan retailer yang ada di tiga kabupaten tersebut. 

"Kita sudah menurunkan tim semenjak hari Jumat kemarin, dan kita menemukan produk latiao di Kecamatan Rengat serta Kecamatan Seberida," ujar Emi ketika diwawancara Tribunpekanbaru.com, Selasa (5/11/2024). Emi juga menjelaskan pihaknya sudah mengamankan produk latiao tersebut. "Kita amankan supaya tidak lagi diperjual belikan," ungkap Emi. 

Emi juga menjelaskan bahwa tim akan terus turun selama beberapa hari ke depan, namun dirinya menghimbau agar masyarakat sebagai konsumen juga waspada terhadap produk jajanan ini.

Menurutnya makanan tersebut memang banyak digemari anak-anak, karena rasanya yang gurih dan pedas. 

"Konsumen kita himbau agar waspada terhadap peredaran produk jajanan latiao, kalau masih ada di dalam kulkas jangan dikonsumsi dulu," tuturnya. 

Selain itu, Tribunpekanbaru.com juga mengecek ke sejumlah retail yang ada di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu. Berdasarkan peninjauan yang dilakukan, tidak ada produk jajanan latiao yang ditemukan.

(Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved