Harga Karet
Harga Karet Terus Naik, Tapi Produksi Karet di Kuansing Stagnan
Walaupun mengalami kenaikan harga, namun produksi karet di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau masih stagnan.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Meski mengalami kenaikan harga, produksi karet di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau masih stagnan.
Pada pekan ini, harga karet di harga Rp 15.125 per kilogramnya.
Harga karet pekan ini mengalami kenaikan Rp 50 jika dibandingkan pada pekan lalu yang di angka Rp 15.075 per kilogramnya.
Sementara produksi karet di Kuansing masih di angka 20 ton per hari.
"Tingginya curah hujan berpengaruh terhadap produksi karet petani. Karena hujan, para petani tidak dapat menyadap," ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Kuansing Andriyama Putra, Kamis (14/11/2024).
Pada 28 Oktober lalu, produksi harga karet sudah mencapai 25 ton per hari.
Namun kenaikan produksi tidak bertahan lama karena kondisi cuaca yang tidak menentu.
"Kita berharap harga karet di Kuansing semakin meningkat," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar dari APBD 2024 untuk pengadaan mesin pengolahan karet skala rumahan.
Pabrik yang dibangun di Kecamatan Kuantan Tengah itu akan mengolah bahan olah karet rakyat (Bokar) menjadi karet gelang dan seal gas pada tabung gas.
"Dalam waktu dekat mesinnya akan tiba, saat ini dalam proses survei oleh pihak vendor," ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kuansing Andriyama Putra, Senin (28/10/2024).
Andriyama mengatakan bahwa mesin karet gelang merupakan upaya hilirisasi karet yang bertujuan membantu perekonomian petani karet di Kuansing.
Terlebih selama ini harga karet di Kuansing masih fluktuatif.
Dengan adanya industri skala menengah ini diharapkan harga karet lokal dapat meningkat tajam.
Selain itu, keberadaan alat pengolahan mesin juga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal.
Rencananya mesin tersebut akan dikelola oleh Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) milik Gapoktan Maju Basamo Kopah.
"Nantinya dua mesin pengolahan karet akan diletakkan disana," ujar Andriyama.
(Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Harga-karet-di-Kuansing-Riau-pekan-ini.jpg)