Polisi Tembak Polisi
'Harusnya Diborgol', Ahmad Sahroni Soroti Sikap Propam Saat Periksa Kabag Ops Polres Solok Selatan
Terduga pelaku Kabag Ops Polres Solok Selatan tersebut duduk sambil memegang benda seperti rokok saat menjalani pemeriksaan.
Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan Sumatera Barat jadi perhatian banyak pihak.
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshari ditembak oleh rekannya Kabag Ops AKB Dadang Iskandar hingga akhirnya tewas.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti perlakuan Propam saat menangani kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, Ahmad Sahroni menunggah tiga slide terkait kasus tersebut.
Pada slide pertama yang diunggah Ahmad Sahroni, terlihat terduga pelaku duduk santai dengan menggunakan jaket berwarna hitam.
Duduk dekat dengan Kabid Propam Polda Sumatera Barat, Kombes Hidayat Asykuri Ginting.
Pada slide kedua foto terlihat jika terduga pelaku tersebut duduk sambil memegang benda seperti rokok saat menjalani pemeriksaan.
Slide ketiga memperlihatkan situasi saat terduga pelaku sampai di Propam pada malam hari.
"Ini Anggota Propam wajib di Evaluasi, terjadi dugaan pembunuhan tp yg di duga pelaku malah di perlakukan seperti tidak ada apa apa,
.
mustinya lsg di Borgol ...
.
Menjadi Evaluasi sikap anggota propam ini," tulisnya.
Netizen pun turut mengomentarinya di kolom komentar unggahan Ahmad Sahroni:
"Polisi tembak polisi di tangkap (katanya) di proses di kantor polisi oleh polisi (ehhh itu kok biaa sambil.ngeroko??," komentar netizen @dhany***.
"Apakah dia punya jabatan? Dan apakah yg nangkap kenal? Atau temennya? Sehingga polisi tidak profesional?" komen @kham_da***
Diduga Terkait Pengungkapan Tambang Ilegal
Terduga oknum perwira yang melakukan penembakan terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari, diduga berkaitan dengan permasalahan pengungkapan perkara tambang ilegal jenis galian C di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (22/11/2024).
Irjen Pol Suharyono diduga tersangka oknum perwira Polisi berinisial AKP DI kontra terhadap penegakan hukum yang berkaitan dengan tambang galian C yang dilakukan oleh korban AKP Ulil Ryanto Anshari.
UPDATE Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan: Resmi Dipecat, AKP Dadang Terancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
HUKUMAN MATI , Dadang Iskandar Tak Lagi Polisi , Kini Menanti Hukuman Berat atas Aksi Kejinya |
![]() |
---|
BERAKHIR Sudah Karir AKP Dadang Iskandar, Polri PTDH Penembak Kompol Anumerta Ryanto |
![]() |
---|
MASIH MISTERIUS, Alasan AKP Dadang Iskandar Tembak Rumdin Kapolres Solok Selatan, Beri Peringatan? |
![]() |
---|
Fakta Baru Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, AKP Dadang Ancam Polisi Lain, 'Awas' |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.