Minggu, 17 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Longsor Jalur Sumbar Riau

Dua Hari Perjalanan dari Payakumbuh ke Pekanbaru, Ratusan Kendaraan Terjebak Macet 24 Jam

Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat di Kampar yang kini tengah diperbaiki menyisakan banyak kisah bagi pengemudi, ada yang terjebak macet hingga 24 jam

Tayang:
Penulis: Alex | Editor: Theo Rizky
Istimewa
Para pengemudi menunggu buka jalan. Foto diambil pengemudi pada Sabtu (30/12/2024) lalu sebelum penutupan total Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat Kilometer 106-107, Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, yang diberlakukan pada Minggu (1/12/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebelum penutupan total Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat Kilometer 106-107, Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau pada Minggu (1/12/2024) dilakukan, sebelumnya diberlakukan jalan buka tutup.

Kondisi tersebut menyisakan banyak kisah para pengemudi, pasalnya saat diberlakukan sistem buka-tutup sebelumnya tersebut menyebabkan antrean panjang bahkan hingga 24 jam.

Fajar, seorang sopir travel rute Sumatera Barat-Riau (Payakumbuh-Pekanbaru), mengungkapkan pengalamannya saat terjebak kemacetan, sehingga membuatnya harus berdiam diri di sama selama lebih dari 24 jam di lokasi tersebut. 

Diceritakannya, ia berangkat dari Payakumbuh pada Jumat (29/11/2024) sore, namun perjalanan terhenti akibat macet sejak malam hari di KM 106-107 Desa Tanjung Alai tersebut.

Hingga akhirnya baru sampai di Pekanbaru pada Minggu (1/12/2024) pagi.

"Kami berangkat sejak Jumat sore dari Payakumbuh. Karena jalan kan sudah buka tutup di Tanjung Alai. Ternyata, jam 10 malam sampai di Tanjung Alai macet. Kami kira buka tutup tidak akan lama, ternyata sudah masuk Sabtu pagi, tak juga dibuka, sampai Sabtu malam belum juga," kata Fajar kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (1/12/2024).

Fajar menambahkan bahwa banyak penumpang yang merasa kesal dan jenuh akibat kondisi tersebut.

Karena tidak bisa berbuat apa-apa di jalanan.

Apalagi kendaraan penuh sesak yang mengantre.

Ia memperkirakan ratusan kendaraan yang terjebak macet di sana.

Baca juga: Jalan Lintas Riau-Sumbar Ditutup Total, Ada Pemandangan Beton Pembatas di Lokasi Ini

Baca juga: Hari Kedua Tutup Total, Hujan Membayangi Pengerjaan Jalan Riau-Sumbar di Kampar yang Amblas

"Kami baru bisa melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 sampai di Pekanbaru Minggu pagi. Selama hampir dua hari di jalan, kami tidak bisa mandi dan hanya bertahan dengan makanan yang dijual di sekitar lokasi," ujarnya.

Sebagaimana diketahui kemacetan tersebut yang menyebabkan antrean kendaraan yang mengular tidak hanya menghambat aktivitas sopir dan penumpang, tetapi juga mengganggu distribusi barang antarprovinsi.

Warga dan pengendara berharap agar pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi jalan dan mengatasi penutupan yang berlarut-larut ini.

Keberlanjutan akses di jalur strategis ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved