Minggu, 31 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

UMKM di Riau

Asmanizar Kenalkan Rendang Ikan Salai hingga ke Mancanegara

Asmanizar mengolah ikan Salai dari ikan patin karena di Provinsi Riau dikenal sebagai daerah penghasil ikan patin yang banyak

Tayang:
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Sesri
Istimewa
Asmanizar menjalankan usaha Rendang Ikan Salai sejak tiga tahun terakhir 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Selama ini rendang selalu identik dengan daging sapi atau kerbau, namun berbeda dengan seorang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pekanbaru Riau yang mengolah rendang dari ikan Salai atau ikan asap.

Dialah Asmanizar yang sudah menjalankan usaha Rendag Ikan Salai sejak tiga tahun terakhir di Jalan Keliling Gang Berkah Pematang Kapau Kulim Pekanbaru.

Saat ini permintaan terhadap produknya cukup tinggi, tidak hanya di pasar lokal namun sudah menjangkau luar Provinsi dan bahkan ke luar Negeri Malaysia, Korea, Singapura dan Arab Saudi.

Usaha rendang ikan Salai ini merupakan hasil kreasi dari Asmanizar yang sebelumnya merupakan juru masak di rumah makan legend khas masakan Melayu ocu di Kota Pekanbaru.

Ia mengolah ikan Salai dari Ikan Patin karena di Provinsi Riau dikenal sebagai daerah penghasil ikan patin yang banyak, sehingga untuk bahan tidak sulit.

Untuk pengolahan sendiri, Asmanizar membeli ikan Salai atau ikan asap di daerah Kampar, kemudian membuang semua tulang yang ada pada ikan patin tersebut, berikutnya direndang sebagaimana layaknya merendang daging.

Biasanya untuk sekali masak rendang ikan Salai, Asmanizar butuh waktu lama, sehingga kualitas rendangnya lebih tahan lama.

Baca juga: Mundur dari Dunia Perbankan, Pria Pekanbaru Ini Sukses Kembangkan Usaha Konveksi

Baca juga: Usaha Rumahan Rani Photo Studio Pekanbaru Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

Saat ini Asmanizar masih memproduksi sendiri di rumahnya, dan untuk pemasaran melalui online, namun jangkauannya cukup luas.

Tidak hanya itu, karena memiliki jaringan dengan pemerintahan dan para pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), rendang ikan salainya cepat dikenal dan banyak diminati.

Maka tidak salah, jika pelanggan Asmanizar ini banyak dari para pejabat di Pemprov Riau dan Kabupaten Kota di Riau serta para pengusaha yang meng-endorse produknya.

"Alhamdulillah sudah sampai ada permintaan ke Malaysia, Singapura dan Korea,"ujar Asmanizar.

Untuk harga produknya sendiri ada yang kemasan plastik biasa, biasanya berisi 200 gram dan dijual dengan harga Rp40 ribu.

Juga biasanya menyediakan dengan kemasan botol kaca, ini biasanya banyak dibeli para jemaah dan umroh untuk stok makanan saat menjalankan ibadah di Arab Saudi.

"Dulu pak Syamsuar (mantan Gubernur) juga sempat pesan untuk dibawa saat melaksanakan umroh dan pak Edi Natar juga,"ujar Asmanizar.

Saat ini Asmanizar memang baru fokus pemasaran lewat online dan media sosial, biasanya produk dan informasi tentang rendang ikan salainya di posting lewat akun Instagram miliknya @DafiyaKuliner.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved