Ajat Sudrajat Karang Cerita Sedih, Palsukan KTP, Kasus Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak

Ajat Sudrajat pelaku dalam kasus penembakan bos rental di rest area Tol Tangerang-Merak ternyata mengarang cerita sedih dan menggunakan KTP palsu.

Editor: Ariestia
Istimewa
Ajat Sudrajat satu di antara pelaku dalam kasus penembakan bos rental di rest area Tol Tangerang-Merak ternyata mengarang cerita sedih dan menggunakan KTP palsu saat sewa mobil. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Ajat Sudrajat satu di antara pelaku dalam kasus penembakan bos rental di rest area Tol Tangerang-Merak ternyata mengarang cerita sedih dan menggunakan KTP palsu saat sewa mobil.

Perbuatannya itu merupakan tipu daya untuk menggelapkan rental milik korban, Ilyas Abdurrahman.

Anak pemilik rental mobil, Rizky Agam S menuturkan ucapan Ajat yang mengarang cerita saat menyewa mobil.

"Jadi mobil saya itu disewa selama tiga hari oleh saudara Ajat Sudrajat dengan tujuan ke Sukabumi untuk menjemput mertuanya yang sedang sakit," ujar anak pemilik rental mobil, Rizky Agam S seperti dikutip TV One yang tayang pada Jumat (3/1/2025). 

Rizky menjelaskan pihak rental selalu menanyakan tujuan dan estimasi penyewaan kepada setiap penyewa. 

Hal itu didasarkan oleh standar operasional prosedural (SOP) perusahaan rental tersebut. 

KTP Palsu

Sejumlah fakta baru terungkap setelah polisi menangkap satu persatu pelaku di balik peristiwa penembakan bos rental mobil asal Tangerang, Ilyas Abdurrahman.

Ilyas tewas akibat ditambak di bagian dada dan lengan oleh para pelaku penggelapan kendaraan di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak, Banten pada Kamis (2/1/2025).

Baca juga: Peran Ajat Sudrajat di Kasus Penembakan Bos Rental di Rest Area Tol Tangerang-Merak, Pintu Masuk

Baca juga: Bikin Malu TNI, Oknum Terlibat Penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang- Merak Disorot Panglima

Saat itu Ilyas bersama teman-temannya berupaya mengambil kembali mobil yang menghilang setelah disewa seseorang bernama Ajat Sudrajat.

Ajat Sudrajat diketahui menyewa mobil Honda Brio dari Ilyas selama tiga hari mulai Selasa (31/12/2024) hingga Kamis (2/1/2025).

Namun memasuki hari Rabu (1/1/2025), komunikasi dengan Ajat tiba-tiba terputus.

Korban Ilyas mendapat notifikasi perangkat GPS di mobil Honda Brio yang dia sewakan ke Ajat Sudrajat diputus paksa.

Upaya Ilyas menghubungi Ajat juga tak membuahkan hasil karena saat menghubungi dia melalui Whatsapp tak berhasil.

Nomornya tak bisa lagi dihubungi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved