Berita Viral

TERSESAT 2 Hari di Gunung Talang Sumbar, Khairul Hafizh Ditemukan di Hutan, Ini yang Ia Dilakukan

Khairul Hafizh ternyata gunakan jalur pendakian yang jarang dilewati pendaki. Karena hutannya yang rapat

Editor: Budi Rahmat
Tangkap layar / tribun Padang
Pendaki gunung Talang ditemukan selamat 

Kemudian, pendakian jalur Seroja tidak rekomendasikan juga oleh masyarakat khususnya untuk pemula yang baru ingin mendaki Gunung Talang.

TribunPadang.com di tahun 2023 mendaki ke Gunung Talang via Jalur Seroja bersama dengan warga lokal yang pernah mendaki Gunung Talang melewati jalur yang satu ini.

Usaha Pencarian tak Kenal Lelah 

Enam petugas dari Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Solok Selatan dikerahkan untuk mencari seorang pendaki bernama Khairul Hafizh (22) yang dilaporkan tersesat di Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (3/1/2025).

Korban, warga Jorong Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, tersesat saat mendaki sendirian melalui Jalur Seroja pada Rabu (1/1/2025) pukul 16.00 WIB.

Peristiwa ini dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang pada Jumat pukul 11.50 WIB.

Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri, mengatakan pihaknya telah kirimkan petugas untuk membantu proses pencarian terhadap korban yang dilaporkan tersesat di Gunung Talang.

"Pada pukul 12.07 WIB, Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Solok Selatan telah bergerak dengan enam orang personel," kata Hendri.

Ia menyebutkan, dalam operasi kali ini dilakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok dan masyarakat setempat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang menerima laporan adanya seorang lelaki tersesat pada pukul 11.50 WIB.

Namun, korban dilaporkan hilang pada Rabu (1/1/2025 pada pukul 16.00 WIB.

"Kami mendapatkan laporan adanya orang hilang di Gunung Talang, korbannya satu orang," kata Hendri.

Ia menyebutkan, pada Rabu pukul 16.00 WIB, korban melakukan pendakian Gunung Talang seorang diri lewat Jalur Seroja.

Namun, saat berada di tengah perjalanan, korban tersesat dan tidak tahu arah. Akibatnya, korban membutuhkan bantuan evakuasi

Peristiwa ini tentu saja jadi pelajaran bagi kita semuanya. Pendakian sebaiknya dilakukan secara berkelompok atau jangan pernah lakukan sendiri.

Gunung dengan hutan yang terhampar masih akan menyimpan banyak misteri yang kadang akan menyulitkan. (*)

( Tribunpekanbaru.com )

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved