Pelajaran Sekolah
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 159 Majas Metafora & Simile & Repetisi dalam Puisi
Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 159 majas metafora, majas simile dan majas repetisi dalam puisi Pahlawan Tak Dikenal - Nyanyian
Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 159 Mengidentifikasi majas metafora dan majas simile dan majas repetisi dalam puisi Pahlawan Tak Dikenal, puisi Waktu, puisi Hujan Bulan Juni dan puisi Nyanyian dalam buku paket Kurikulum Merdeka .
Untuk lebih memahami pengertian majas metafora, majas simile, dan majas repetisi, kalian akan membaca dan membandingkan empat puisi berikut: Pahlawan Tak Dikenal karya Toto Sudarto Bachtiar, puisi Waktu karya W.S. Rendra, puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono, dan puisi Nyanyian karya Elly Delfia. Bacalah puisi tersebut dan tandailah majas-majas yang ada di dalamnya!
Pahlawan Tak Dikenal
Karya Toto Sudarto Bachtiar
Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata, kita sedang perang
Dia tidak ingat bilamana dia datang
Kedua lengannya memeluk senapan
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang
Wajah sunyi setengah tengadah
Menangkap sepi padang senja
Dunia tambah beku di tengah derap dan suara merdu
Dia masih sangat muda
Hari itu 10 November, hujan pun mulai turun
Orang-orang ingin kembali memandangnya
Sambil merangkai karangan bunga
Tetapi yang nampak, wajah-wajah sendiri yang tak dikenalnya
Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata: aku sangat muda
Waktu
Karya W.S. Rendra
Waktu seperti burung tanpa hinggapan
Melewati hari-hari rubuh tanpa ratapan
Sayap-sayap mukjizat terkebar dengan cekatan
Waktu seperti butir-butir air
Dengan nyanyian dan tangis angin silir
Berpejam mata dan pelesir tanpa akhir
Hujan Bulan Juni
Karya Sapardi Djoko Damono
Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
Diserap akar pohon bunga itu
Nyanyian
Karya Elly Delfia
Saat buah-buahan kau tunggu menjadi ranum
Aku menulis puisi di bawah sumringah raja siang
Sembari menyisiri tepian ladangmu dengan nyanyian
Nyanyian yang kita yakini
Selalu mengantarkan pada pertemuan
Yang membuat usiamu terlihat sepuluh tahun lebih muda
Karena disirami rasa bahagia dan lapang dada
Kegiatan 5 Bab 5
Mengidentifikasi Majas dalam Puisi
Berlatih
Tulislah majas-majas yang kalian temukan dalam keempat puisi-puisi tersebut dalam tabel berikut.
Kunci jawaban :
kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 159
Kurikulum Merdeka
majas metafora
majas simile
majas repetisi
Pahlawan Tak Dikenal
Waktu
Hujan Bulan Juni
Nyanyian
TribunEvergreen
Bahasa Indonesia Kelas 4 - Kunci Jawaban Halaman 160 Menulis Tulisan 3 Paragraf tentang Asal-usulmu |
![]() |
---|
Bahasa Indonesia Kelas 4 - Kunci Jawaban Halaman 160 Berdiskusi tentang Asal-usul Orang Tua |
![]() |
---|
Bahasa Indonesia Kelas 4 - Kunci Jawaban Halaman 159 Perkiraan - Arti Sebenarnya Kata Disorot Kuning |
![]() |
---|
Bahasa Indonesia Kelas 4 - Kunci Jawaban Halaman 158 Ceritaku - Asal-usul Nenek Moyang Indonesia |
![]() |
---|
Bahasa Indonesia Kelas 4 - Kunci Jawaban Halaman 156 Arti Kata yang Bersorot Kuning: Buyut - Moyang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.