Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Suami Terima Suap Bebaskan Ronald Tannur, Martha Panggabean Kini Ratapi Saldo ATM Nol

Martha menambahkan bahwa kesulitan ini semakin berat mengingat ketiga anaknya yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

ist
Martha Panggabean istri hakim yang vonis bebas Ronald Tannur menangis 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Martha Panggabean hadir sebagai saksi dalam sidang kasus suap yang melibatkan suaminya, Mangapul, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa (7/1/2025). 

Diketahui, Mangapul merupakan satu dari tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang memvonis bebas Gregorius Ronald Tannur terkait kasus penganiayaan terhadap Dini Sera Afriani.
 
Dalam sidang tersebut, Martha meluapkan jeritan hatinya menceritakan kondisi keuangan keluarganya yang kian sulit setelah suaminya terjerat kasus suap.

Martha mengungkapkan bahwa sejak suaminya terlibat dalam kasus tersebut, ia tidak lagi menerima gaji bulanan dari Mahkamah Agung (MA).

"Sekarang masih dapat gaji enggak?" tanya penasihat hukum, yang dijawab Martha dengan menjelaskan bahwa sejak Desember 2024, suaminya sudah tidak menerima gaji lagi.

"Sekarang sudah tidak dapat gaji sejak Desember 2024," jawab Martha.

Sambil menangis, Martha menambahkan bahwa kesulitan ini semakin berat mengingat ketiga anaknya yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Anak bungsunya bahkan kuliah di kampus swasta.

"Ini yang bikin saya sedih," ujarnya, mengenang betapa beratnya kondisi keluarganya.

Baca juga: Demi Gift, Pasutri Muda di Malang Live Beradegan Panas dari Sore hingga Malam, 2 Bulan Dapat 35 Juta

Baca juga: UPDATE Kencing Bocah Bercabang 5 Usai Sunat Massal Pemkot Palembang, Lurah: Bisa Jadi dari lahir

Martha bercerita mendatangi ATM untuk mengambil uang, namun saldo di rekeningnya kosong.

"Saya dua kali datang ke ATM, saldo anda nol, saldo anda nol. Sedih sekali itu, Pak," jelasnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengaku sempat marah kepada suaminya, namun dalam hati ia merasa kasihan atas kondisi yang menimpa mereka.

"Saya sampai marah sama Bapak, 'gara-gara kau jadi begini'," ungkap Martha sambil berlinang air mata.

Kondisi ekonomi yang sulit membuat Martha harus meminjam uang dan bahkan menggadaikan perhiasannya kepada sanak saudara untuk bertahan hidup.

"Namanya ibu-ibu, ada kecil-kecil perhiasan itu kita geser supaya bisa bertahan, karena sekarang untuk membayar uang kuliah anak-anak," tandasnya.

Awal Mula Penemuan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved