Senin, 4 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sampah di Pekanbaru

Operator Angkutan Sampah di Kota Pekanbaru Mestinya Punya Dua Lagi Trans Depo

Kondisi trans depo yang jaraknya terlalu jauh menjadi satu kendala operator mengangkut sampah sesuai jadwal di Pekanbaru

Tayang:
Penulis: Fernando | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang
Armada angkutan sampah terlihat di Jalan Cipta Karya. Kondisi trans depo yang jaraknya terlalu jauh menjadi satu kendala operator mengangkut sampah sesuai jadwal di Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kondisi trans depo yang jaraknya terlalu jauh menjadi satu kendala operator mengangkut sampah sesuai jadwal.

Akibatnya masih ada sampah menumpuk yang belum terangkut di sejumlah titik.

PT Ella Pratama Perkasa (EPP) sebagai operator saat ini ternyata baru memiliki satu trans depo di Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.

Padahal semestinya operator memiliki tiga trans depo sebagai tempat sementara menampung sampah.

Sampah yang diangkut dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) bakal diangkut ke trans depo hingga akhirnya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II.

Namun kenyataannya saat ini baru satu trans depo yang dimiliki oleh operator.

"Kami mengingatkan kepada operator, semestinya mereka memiliki tiga trans depo. Ini untuk mengoptimalkan pengangkutan sampah," terang Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (27/1/2025)

Menurutnya, operator jangan hanya memiliki satu trans depo saja. Apalagi posisinya di Rumbai Barat sehingga butuh waktu untuk mengangkut sampah dari TPS ke trans depo.

Baca juga: Kontrak Capai Rp 33 Miliir, Operator Belum Capai Target Harian Angkutan Sampah di Kota Pekanbaru

Baca juga: Untuk Pengawasan, Operator Mesti Pasang GPS di Seluruh Armada Angkutan Sampah

Dirinya mengaku sudah berkomunikasi dengan operator terkait penambahan trans depo.

Ia menyebut bahwa operator berencana menambah dua trans depo lagi

Dua trans depo itu lokasinya ada di Kulim dan Jalan Labersa.

Pihaknya masih menunggu kepastian lokasi trans depo agar pengangkutan sampah bisa lebih optimal.

"Jadi mereka berencana menambah dua trans depo, satu di Kulim dan satu lagi di Jalan Labersa," ujarnya.

Iwan menyebut bahwa penambahan ini mempertimbangkan jauhnya jarak ke TPA.

Adanya trans depo memungkinan armada angkutan bisa lebih efektif mengangkut sampah dari TPS.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved