Minggu, 3 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Musda Golkar Riau Kemungkinan Digelar Setelah Lebaran Idul Fitri

Rencana pelaksanaan Musda di Riau sendiri kemungkinan baru bisa digelar setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

Tayang:
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Sesri
Foto/Dok. Nasarudin
GOLKAR RIAU - Wakil Ketua Golkar Riau Nasarudin saat acara HUT MKGR 18 Januari 2025 di Jakarta. Musda di Riau sendiri kemungkinan baru bisa digelar setelah lebaran Idul Fitri mendatang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar sudah digelar selanjutnya akan digelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk di tingkat Provinsi seluruh Indonesia sebagai amanat dari Rakernas tersebut.

Untuk rencana pelaksanaan Musda di Riau sendiri kemungkinan baru bisa digelar setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Riau Nasarudin, menurutnya DPP masih menyusun rencana pelaksanaan seluruh Musda.

"Musda tahun ini lagi disusun oleh DPP karena berkaitan kunjungan ketum di tiap provinsi saat Musda dilakukan, baik pembukaan, penutupan musda maupun pelantikan menyesuaikan,"ujar Nasarudin.

Sedangkan untuk Riau sendiri menurut Nasarudin, dari jumlah Provinsi yang mencapai 37 daerah di tanah air, besar kemungkinannya digelar setelah lebaran.

"Kalau Riau kemungkinan besar habis lebaran,"ujar Nasarudin.

Baca juga: Jelang Musda, Sekretaris Golkar Inhu Sukirno Dipecat Sepihak, Lapor ke Mahkamah Partai

Baca juga: Musda Golkar Riau, Parisman Ihwan Sebut Juklak Juknis Tidak Berubah Tetap Prioritas Kader

Sebelumnya dijelaskan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Riau Parisman Ihwan mengatakan saat ini sudah dibentuk semua panitia Musyawarah Daerah (Musda), yang direncanakan setelah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Golkar Jumat (7/2/2025).

"Untuk panitia Musda sudah dibentuk, mulai dari Steering Comite (SC) dan (OC) sudah ada orang-orangnya,"ujar Iwan Fatah sapaan akrabnya.

Adapun yang ditetapkan menjadi SC ada tiga nama Ikhsan, Gumpita dan Rinor Kuswan, sedangkan OC ditetapkan Yasmin, Ulil Amri.

"Tinggal menunggu jadwal dari DPP kapan Musdanya, yang jelas setelah Rakernas,"ujar Iwan Fatah.

Selanjutnya untuk pemilik suara di Musda sendiri ada 18 pemilik suara, 12 Kabupaten dan Kota, DPD I, DPP, Hasta karya 3 suara dan Dewan Pertimbangan.

"Untuk Petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk Teknis (Juknis), tidak jauh berbeda dari sebelumnya tetap Kader Golkar yang dibolehkan untuk maju sebagai calon ketua, silahkan kader maju,"ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved