Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Razman Nasution Akhirnya Minta Maaf, Hotman Paris: Sudah Waktunya Bertaubat

Razman Nasution akhirnya menyampaikan permintaan maafnya setelah menghadiri sidang etik di DPN Peradi Bersatu.

Editor: Sesri
KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
Advokat Razman Arif Nasution dan M Firdaus Oiwobo bersama rombongannya menyambangi Gedung Mahkamah Agung (MA), Senin (10/2/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Razman Nasution akhirnya menyampaikan permintaan maafnya setelah menghadiri sidang etik di DPN Peradi Bersatu.

Sidang etik itu berlangsung selama tiga jam buntut kisruh yang terjadi di persidangan atas laporan Hotman Paris.

Dalam pernyataan yang disiarkan melalui YouTube SelebTube TV, ia mengungkapkan kesiapannya untuk menerima keputusan tersebut.

"Saya akan menerima dengan ikhlas, tulus, legawa keputusan ini. Kami akan melakukan tindakan yang lebih bermartabat, bermarwah, beretika di ruang persidangan," ujar Razman, dikutip dari Tribunnews pada Sabtu (15/2/2025).

Menyadari bahwa kontroversi terus mengiringi namanya, Razman berkilah bahwa manusia tak luput dari kesalahan.

"Karena manusia tempatnya khilaf dan dosa," katanya.

Selain permintaan maaf lisan, Razman juga diwajibkan untuk menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada sejumlah pihak terkait, termasuk Mahkamah Agung, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, serta majelis hakim yang menangani kasusnya.

Baca juga: Sumpah Advokat Sudah Dibekukan, MA Heran Razman Nasution Masih Dampingi Klien 

Baca juga: Razman Nasution dan Firdaus Oiwobo Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Buntuk Keributan di Ruang Sidang

Menanggapi pencabutan sumpah advokat Razman dan rekannya, Firdaus Oiwobo, Hotman Paris memberikan pernyataan tegas.

Keputusan ini, menurutnya, menjadi titik akhir bagi perjalanan hukum kedua pengacara tersebut.

"Sudah waktunya untuk bertobat, merenung kenapa bisa begini," ujar Hotman, seperti dikutip dari YouTube Mantra News, Minggu (16/2/2025).

Hotman juga menyoroti tindakan Razman yang berani melontarkan tuduhan serius terhadap majelis hakim.

 "Memang dalam sejarah peradilan di Indonesia belum pernah ada pengacara yang langsung menuduh hakim itu koruptor," katanya.

Tak hanya itu, ia turut mengkritik aksi Firdaus yang dinilai mencoreng etika persidangan.

"Belum pernah ada pengacara pakai jubah naik ke meja sidang menginjak-injak meja sidang," tambah Hotman.

Menurutnya, tindakan Razman dan Firdaus telah melewati batas, hingga akhirnya berujung pada keputusan berat yang dapat menghancurkan karier mereka sebagai advokat.

"Perbuatan mereka itu sudah sangat keterlaluan. Dengan adanya kejadian itu, karier mereka akan hancur," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved