Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Truk Angkut Pekerja Terjun ke Sungai

Truk Bawa 32 Pekerja HTI Terjun ke Sungai di Pelalawan, Polisi Duga Sopir Ngantuk

Truk yang mengangkut pekerja Hutan Tanaman Industri (HTI) itu jatuh ke Sungai Segati saat melewati jembatan dan masuk ke dasar.

Tayang:
Penulis: johanes | Editor: Sesri
FOTO/Dok BPBD Pelalawan
PENCARIAN - Tim gabungan melakukan pencarian terhadap korban truk colt diesel yang terjun ke Sungai Segati Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Sabtu (22/2/2025). Truk itu membawa 32 orang pekerja Hutan TanamanIndustri (HTI). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kecelakaan tunggal yang dialami truk colt diesel pengangkut 32 pekerja Hutan Tanaman Industri (HTI) terjun ke sungai di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan Riau pada Sabtu (22/2/2025) lalu. 

Akibat kejadian itu, sebanyak 4 orang korban meninggal dunia, 11 orang dinyatakan hilang, dan 17 orang berhasil selamat.

Para korban merupakan tenaga kerja dari PT Empat Res Bersaudara (ERB), perusahaan yang menyediakan tenaga penanaman dan perawatan tanaman akasia PT Nusa Wana Raya (NWR).

Truk yang mengangkut pekerja Hutan Tanaman Industri (HTI) itu jatuh ke Sungai Segati saat melewati jembatan dan masuk ke dasar.

"Diduga supir dalam keadaan mengantuk sehingga kendaraan yang dikemudikan masuk ke dalam Sungai Segati," terang Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Edy Harianto kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (23/2/2025). 

Setelah insiden itu, pihak perusahaan melaporkan ke Polsek Langgam dan diteruskan ke Polres Pelalawan.

Personil langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyelematan. Termasuk menurunkan petugas dari Satuan Pol Airud dengan semua peralatan dan perangkat yang dimiliki. 

Baca juga: Detik-detik Truk Bawa 32 Pekerja HTI Jatuh ke Sungai di Pelalawan, 11 Korban Belum Ditemukan

Baca juga: Tragis Tiga Balita Tewas dalam Kecelakaan Truk Terjun ke Sungai di Pelalawan

Tim dari kepolisian bergabung dengan personil dari TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau dan BPBD Pelalawan, pihak perusahaan, Basarnas, serta masyarakat setempat.

"Proses pencarian langsung dipimpin Pak Kapolres langsung di lokasi. Mulai siang kemarin sampai tadi malam dan dilanjutkan lagi hari ini," tambah Edy Harianto. 

Petugas fokus mencari korban yang dinyatakan hilang dan melakukan penyelamatan apabila masih ada korban yang mungkin bisa diselamatkan.

Dalam penyelamatan dan pencarian melibatkan peralatan lengkap hingga alat berat diterjunkan untuk mengevakuasi mobil naas tersebut. 

"Di TKP sinyal susah. Informasi akan terus diupdate, termasuk jumlah pasti korban," tandas Edy Harianto.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved