Minta Perbaikan Jalan Tapung Kampar, IKST Riau Surati Gubernur Riau
Perbaikan ruas jalan provinsi itu yang diminta, meliputi Simpang Desa Suka Ramai ke Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kerusakan jalan di wilayah Tapung Raya sudah memprihatikan.
Kondisi ini memantik perhatian dari Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) Riau untuk menyurati Gubernur Riau.
Surat yang diteken Ketua Umum IKST Riau, Sapaat Datuk Laksamana Mudo dan Sekretaris Umum, Damyatul Putra meminta agar jalan diperbaiki.
"Surat dr IKST sudah kami serahkan ke provinsi," kata Damyatul kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat sore.
Perbaikan ruas jalan provinsi itu yang diminta, meliputi Simpang Desa Suka Ramai ke Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu.
Selain itu, dari Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir ke Desa Petapahan Kecamatan Tapung sampai Desa Talang Danto Kecamatan Tapung Hulu.
IKST menyebut ruas jalan itu berada di wilayah Kenegerian Melayu Tapung. Jalan menghubungkan Tapung dengan Kabupaten Siak dan Rokan Hulu.
Baca juga: Bus dan Truk Nyaris Terguling, Jalan Tapung Raya Kampar Riau Masih Rusak Jelang Mudik Lebaran
Baca juga: Jalan di Tapung Raya dan Kampar Kiri Masih Rusak Jelang Mudik Lebaran, Ini Kata Polres Kampar
Kerusakan dijumpai di banyak titik. Tersebar sekitar 18,83 kilometer dari Petapahan ke arah Rokan Hulu.
Kemudian dari Petapahan ke Simpang Gelombang, Kandis sepanjang 49 km terdapat 40 sampai 50 titik yang rusak berat.
Sementara dari Simpang Desa Suka Ramai menuju Ibukota Kecamatan Tapung Hulu di Desa Senama Nenek sepanjang 25 km. Jalan bahkan sudah menjadi tanah berlumpur karena hujan.
"Kondisi jalan provinsi saat ini sudah emergency dan telah banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas," tulis surat itu seperti dilihat Tribunpekanbaru.com, Jumat (28/3/2025).
Beberapa insiden kendaraan yang terbalik di jalan rusak juga viral di media sosial. Seperti TikTok.
Organisasi ini menyampaikan aspirasi masyarakat setempat, tokoh dan Ninik Mamak. Bersamaan dengan surat itu, IKST memberitahu Gubernur tentang sejarah Tapung.
IKST menyinggung masa kejayaan Kenegerian Melayu Tapung yang berasal dari bekas Kerajaan Petapahan dengan masa kejayaannya pada Abad ke-14 sampai ke-17.
"Besar harapan kami dalam menyongsong Idul Adha 1446 H di tahun ini dapat dibantu untuk diperbaiki segera," pinta IKST.
| Abdul Wahid ke London Dibiayai UNEF, Ada Bukti Transfer dan Biaya Hotel |
|
|---|
| Abdul Wahid Tanggapi Keterangan Saksi, Sebut Fakta Persidangan Kian Terbuka |
|
|---|
| 4 Saksi Dihadirkan di Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Modus Pemerasan 'Jatah Preman' Abdul Wahid |
|
|---|
| Breaking News: Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Modus Pemerasan Abdul Wahid Digelar Hari Ini |
|
|---|
| Kisah Hidup Saleh Djasit, Dari Oditur Militer hingga Gubernur Riau, Sosok Membangun Pondasi di Riau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Bus_dan_Truk_Nyaris_Terguling_Jalan_Tapung_Raya_Kampar_Riau_Masih_Rusak_Jelang_Mudik_Lebaran.jpg)