Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Indentitas Dokter yang Bius dan Rudapaksa Pasien Diketahui, Polisi : Sudah Ditangkap

Sosok dokter yang membius dan rudapaksa pasien sudah ditangkap. Ia juga diblacklist dari salah satu rumah sakit

Editor: Budi Rahmat
tangkap layar / pexel
DOKTER RUDAPAKSA PASIEN - Foto ilustrasi - Sosok dokter yang rudapaksa pasien sudah diketahui. Ia juga sudah ditangkap polisi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Terungkap identitas dokter beristri cantik yang diduga telah melakukan rudapaksa pada pasien.

Ia ternyata dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) berinisial PAP (31)

PAP diketahui merupakan peserta program PPDS spesialis anestesi yang sedang menjalani pendidikan praktik di RSHS.

Kini pihak  Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memasukkan seorang oknum dokter ke dalam daftar hitam setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap keluarga pasien.

Baca juga: DOKTER Beristri Cantik Diduga Rudapaksa Pasien, Korban Dibius, Ditemukan Kondom dan Sperma di Lokasi

Direktur Utama RSHS Bandung, Rachim Dinata Marsidi, menyatakan bahwa pelaku berinisial PAP (31) telah di-blacklist dari rumah sakit tersebut.

"Sudah (di-blacklist), karena mereka ini titipan kan, maksudnya mereka titip belajar di sini (RSHS). Orang itu kan kepunyaan fakultas," kata Rachim saat dihubungi wartawan, Rabu (9/4/2025).

Rachim menegaskan bahwa pelaku bukan merupakan pegawai RSHS, sehingga pihak rumah sakit telah mengembalikannya kepada pihak fakultas.

"Karena kan dia itu titipan fakultas, bukan pegawai di sini. Jadi si PPDS-nya sudah kami kembalikan ke fakultas," ujarnya.

Kasus dugaan pelecehan tersebut telah dilaporkan ke Kepolisian Daerah Jawa Barat. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Surawan, menyampaikan bahwa pelaku telah ditangkap dan ditahan sejak 23 Maret 2025.

"Jadi kalau istilah di sana, dia sedang ambil spesialis anestesi," ujar Surawan.

Menanggapi kasus ini, Universitas Padjadjaran melalui Dekan Fakultas Kedokteran, Yudi Hidayat, menyampaikan kecaman dan komitmen untuk mengawal proses hukum secara tegas dan transparan.

"Kami berkomitmen untuk mengawal proses ini dengan tegas, adil, dan transparan, serta memastikan tindakan yang diperlukan diambil untuk menegakkan keadilan bagi korban dan keluarga serta menciptakan lingkungan yang aman bagi semua," kata Yudi dalam siaran persnya.

Sudah Ditangkap

Seorang oknum dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) ditangkap Polda Jawa Barat (Jabar) karena diduga memerkosa keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, mengonfirmasi bahwa pihak rumah sakit telah melaporkan insiden tersebut ke Polda Jabar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved