Penganiayaan Sesama Debt Collector di Polsek Bukit Raya, Polda Riau 7 Terduga Tersangka Lainnya
Jajaran Polda Riau terus memburu kawanan debt collector yang melakukan penganiayaan ke sesama debt collector
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jajaran Polda Riau terus memburu kawanan debt collector yang melakukan penganiayaan ke sesama debt collector , Sabtu dini hari (18/5/2025) di halaman Mapolsek Bukit Raya, Pekanbaru.
Total pelaku yang diburu sebanyak 7 orang.
"Masih ada 7 orang yang masih kita cari. Saya imbau 7 orang itu menyerahkan diri," kata Direkrtur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan SH, SIK pada Tribunpekanbaru.com, Senin sore di Mapolda Riau.
Sore itu, Polda Riau merilis penganiayaan yang terjadi di Mapolsek Bukit Raya.
Video penganiayaan tersebut viral karena penganiayaan terjadi di halaman Mapolsek Bukit Raya.
Hadir pada saat press release Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Bery Juana Putra.
Pihak kepolisian sudah menangkap 4 terduga pelaku di 2 lokasi berbeda.
Alfitri alias Kevin, 46 tahun serta HAD alis Fadil, 18 tahun ditangkap Jalan Kubang Raya.
Sedangkan 2 terduga lainnya yakni R alias Rio, 46 tahun dan RS alias Randi alias Garong, 33 tahun, ditangkap di Rumbai.
Para pelaku dari kelompok debt collector yang diberi nama Fighter. Mereka ini bukan sebuah pihak ketiga yang dibawah naungan sebuah perusahaan (PT).
Sedangkan korban dari debt colector Barcode. Dalam penganiayaan ini, istri seorang debt collector bernama Ramadhan Putri, 21 mengalami luka serius. Dia jugalah yang melaporkan kasus ini ke Mapolsek Bukit Raya.
Dalam keterangannya, baik pelaku dan korban ternyata sesama debt collector. Awalnya, mereka sudah bertemu di Hotel Furaya. Mereka sama-sama hendak menarik satu unit mobil di hotel tersebut.
Saat itu, terjadi keributan diantara mereka terkait siapa yang berhak menarik mobil. Keributan bisa diredakan karena dibantu petugas kepolisian yang ada di sekitar hotel.
Usai dari hotel, para pelaku membuat janji ketemu dengan korban untuk menyelesaikan masalah ini pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 wib. Mereka janjian ketemu di jalan Parit Indah. Saat itu, korban bersama istrinya datang dengan menggunakan sebuah mobil.
Saat bertemu, para terduga pelaku langsung emosi ke korban dan langsung memukul mobil korban. Alhasil korban pun lari dan akhirnya sampai ke kantor Polsek Bukit Raya.
Bupati Kepulauan Meranti H Asmar Raih Tribun Pekanbaru Award 2025 |
![]() |
---|
Spicy Honey Chicken, Sajian Baru KHAS Pekanbaru yang Manis, Pedas dan Gurih |
![]() |
---|
PLN UID Riau dan Kepri Sabet Penghargaan The Best Digital Public Service Berkat Inovasi PLN Mobile |
![]() |
---|
Lakukan Pembangunan Merata, Wako Dumai Paisal Raih Tribun Pekanbaru Award 2025 |
![]() |
---|
Separu, Gerakan Sedekah Pakaian dari Pekanbaru yang Menular ke Nusantara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.