Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

HATI-HATI, Ada Malware yang Sengaja Disebar di Aplikasi Tiktok, Bisa Curi Data Sensitif Pengguna

Malware yang disebar nantinya akan mencuri data pribadi pengguna Tiktok. Tentu saja itu bisa membahayakan. Karena itu selalulah berhati-hati

Editor: Budi Rahmat
tangkap layar/ Tribunpekanbaru
MALWARE DI TIKTOK- Selalulah berhati-hati. Ada sebaran Malware di Tiktok yang bisa curi data sensitif 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Peringatan penting bagi pengguna Tiktok. Ada malware yang sengaja disebar di video AI Tiktok yang tentu saja sangat berbahaya.

Maware yang disebar nantinya bisa mengambil data sensisitf penggunanya. Tentu saja itu menjadi hal yang menakutkan.

Apalagi mengingat saat inbi sudah sangat banyak pengguna Tiktok di seluruh Dunia. Pengguna bisa tidak sadar telah menyerap malware hingga membahayakan data pribadi mereka.

Baca juga: Heboh, Sosok Arie Kurniawan Dapat Perlakuan Khusus dari Dandim Jakpus saat Balik dari Luar Negeri

Karena itu kenali malware yang sengaja disebar dan dampaknya bagi pengguna Tiktok

Ya, aengguna TikTok harus lebih berhati-hati. Pasalnya, perusahaan keamanan siber Trend Micro menemukan adanya malware yang disebarkan lewat video AI di TikTok. 

Malware atau perangkat lunak berbahaya ini bisa mencuri data sensitif di perangkat milik pengguna.

Penyebar malware tidak menempelkan langsung malware tersebut di video TikTok. Pelaku melakukan manipulasi di mana ia membuat video menarik yang akan mengelabui pengguna sehingga tanpa sadar mengunduh malware ke dalam perangkat.

Menurut pihak Trend Micro penyebar malware mengemas video dalam format tutoriaI dan disebarkan di aplikasi TikTok.

Video ini menampilkan sebuah tutorial yang terlihat "bermanfaat" bagi pengguna TikTok.

Namun, alih-alih memberikan tutorial yang benar, isi video tersebut justru menginstruksikan pengguna agar mengunduh dan menjalankan malware berbahaya yang bisa meretas data dan informasi sensitif dari perangkat pengguna.

Adapun video tersebut dibuat dengan bantuan AI dan dikemas semirip mungkin hingga terlihat seperti video tutorial "asli" untuk konten edukasi.

Video dengan format edukasi seperti inilah yang dimanfaatkan oleh para hacker untuk "mengelabui" pengguna dengan menyusupkan tutorial "sesat".

Tutorial ini disebut berisi serangkaian instruksi atau perintah yang mengarahkan pengguna TikTok untuk menjalankan perintah PowerShell di komputer mereka.

Baca juga: Mahasiswi Ini Syok Temukan Ponsel di Dinding Kamar Mandi, Ternyata Banyak Video Tak Senonoh

Menurut peneliti, perintah PowerShell ini mengandung skrip berbahaya yang diyakini dapat mengunduh malware di internet ke sistem perangkat milik pengguna. Dari sinilah ancaman peretasan dimulai.

"Serangan ini menggunakan video (yang mungkin dibuat oleh AI) untuk menginstruksikan pengguna agar menjalankan perintah PowerShell, yang disamarkan sebagai langkah aktivasi perangkat lunak," ujar Trend Micro.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved