Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

4 Hari Karhutla Dekat Perbatasan Kampar-Pekanbaru, Penyebab Kabut Asap di Kota?

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di perbatasan antara Kampar dan Pekanbaru masih terjadi hingga hari keempat sudah mencapai 20 hektare

Tayang:
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: FebriHendra
Foto/BPBD Kampar
PADAMKAN API - Petugas memadamkan api Karhutla di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kampar masih membara hingga Senin (30/6/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung masih membara hingga Senin (30/6/2025).

Lokasi kebakaran berada tak jauh dari perbatasan antara Kampar dengan Ibukota Riau, Pekanbaru. Desa tersebut sekaligus menjadi batas Kampar dengan Pekanbaru

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Candra Lukita menyebutkan, karhutla di lokasi tersebut sudah memasuki hari keempat.

Baca juga: Karhutla Meluas di Riau, Asap Sampai ke Permukiman Warga

Baca juga: Karhutla 20 Hektare Lebih dalam 2 Hari di Kampar, Sengaja Dibakar di Kawasan Sungai Hijau?

"Sampai sekarang masih menyala," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin sore.

Personil terus berjibaku memadamkan api. Ia memperkirakan luas lahan yang terbakar sudah mencapai 20 hektare. Menurut dia, berkemungkinan lebih dan terus bertambah. 

Pemadaman sulit dilakukan karena tanah gambut. "100 persen gambut dengan ketebalan 50 sampai 120 centimeter," katanya. 

Upaya pemadaman mendapat bantuan dari udara. Helikopter melakukan water bombing (bim air) pada Senin siang. Tetapi api belum berhasil dipadamkan. Lokasi karhutla masih mengeluarkan asap. 

Karhutla Desa Karya Indah disebut-sebut menjadi penyebab kabut asap yang memapar tengah Kota Pekanbaru pada Senin pagi. Bau asap cukup menyengat di hidung. 

Ditanya hal ini, ia tak menampiknya. Menurut dia, hal tersebut bisa saja terjadi saat asap terbawa angin. Tetapi kata dia, karhutla di beberapa wilayah lain juga menimbulkan asap. (tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved