Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Nasional

Anies Baswedan Singgung Presiden Prabowo: Kita Seperti Warga Kampung

Bagi Anies, kehadiran seorang presiden dalam forum seperti itu bukan sekadar simbolik, melainkan mencerminkan komitmen dan posisi

Tayang:
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memukul kentongan bersama Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid untuk membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Gerakan Rakyat, Minggu (13/7/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menyinggung Presiden Prabowo.

Dia secara gamblang keprihatinannya terhadap minimnya kehadiran Presiden Republik Indonesia dalam forum-forum penting dunia.

Salah satunya Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Anies, posisi strategis Indonesia di panggung internasional seharusnya diperkuat dengan kehadiran langsung kepala negara.

Namun kenyataannya, delegasi Indonesia kerap kali hanya diwakili oleh Menteri Luar Negeri, bukan oleh Presiden sendiri.

Bagi Anies, kehadiran seorang presiden dalam forum seperti itu bukan sekadar simbolik, melainkan mencerminkan komitmen dan posisi diplomatik Indonesia di mata dunia.

“Bapak ibu sekalian, bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB. Kepala negara tidak muncul. Selalu Menteri Luar Negeri," kata Anies saat berpidato dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Gerakan Rakyat, Minggu (13/7/2025).

Anies menilai, sikap pasif di dunia internasional dapat merugikan posisi strategis Indonesia sebagai negara besar di kawasan Asia Tenggara dan dunia.

“Kalau kita tidak aktif di dunia internasional. Itu seperti begini. Kita warga kampung.

Ukuran kampungnya nomor 4 terbesar. Ukuran rumahnya nomor 4 terbesar di RT itu.

Tapi kalau rapat kampung kita tidak pernah datang. Cuman kita bayar iuran jalan terus," ujarnya.

Baca juga: Dijual di Minimarket, Ini Daftar Merk Beras yang Diduga Oplosan, Banyak Merk Ternama

Baca juga: POPULER RIAU: Gubri Bakal Gelar Mutasi, Pejabat Mulai Tak Nyaman Bekerja & Kapolri Terima Gelar Adat

Dalam paparannya, Anies menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis di Asia Tenggara yang relatif stabil dibanding kawasan Asia Timur dan Selatan yang kerap diwarnai ketegangan geopolitik.

“Di Timur ada Tiongkok paling besar, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Taiwan ini semua wilayah yang suasananya tegang bukan yang suasananya teduh. Tak terbayangkan utara dan selatan. Antara Korea Selatan dan selatan tegang. Antara Tiongkok dengan Jepang, tegang," kata dia.

Karena itu, menurutnya, Indonesia punya peran besar dalam menjaga keteduhan di kawasan.

Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan domestik sebagai prasyarat untuk tampil meyakinkan di dunia internasional.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved