TELADAN Goes to Campus
Perjalanan dr Fajri, Dari Laboratorium Covid ke Panggung Akademik
Melalui informasi teman dan hasil pencarian di internet, dr. Fajri menemukan Program Beasiswa Tanoto Foundation.
dr. Fajri, Alumni Beasiswa Tanoto Foundation Menjawab Tantangan Dunia Kesehatan
"Permudah hidup orang lain, insyaallah urusan kita akan dipermudah," dr. Fajri Marindra
Siregar
Membangun Lab Covid dalam Satu Bulan
Di tengah kepanikan pandemi Covid-19 pada 2020, Riau menghadapi kenyataan pahit: belum ada laboratorium pengujian virus.
Semua sampel harus dikirim ke Jakarta, dan hasil baru keluar setelah lebih dari dua minggu.
Waktu tunggu yang terlalu lama untuk menahan laju penularan.
Di saat itulah dr. Fajri Marindra Siregar dipercaya bergabung dengan tim ahli yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Riau, RSUD Arifin Achmad, dan Universitas Riau.
“Kami diberi mandat: harus punya lab sendiri. Dan itu harus cepat,” kenangnya.
Hanya dalam waktu satu bulan, pada 21 April 2020, Laboratorium Covid-19 Riau resmi beroperasi.
Fajri pun menjadi salah satu tenaga kunci di balik layar.
Sejak 2021, ia dipercaya memimpin Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad.
Selain menjalankan fungsi sebagai laboratorium pemeriksa Covid-19, sejak tahun lalu ia juga telah berperan aktif dalam kegiatan surveilans influenza, dan tahun ini laboratorium tersebut telah dikembangkan sebagai laboratorium rujukan untuk pelaksanaan skrining kanker serviks.
“Peran saya sekarang lebih banyak di manajerial laboratorium dan mengajar di kampus. Tapi semangatnya tetap sama: memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Namun, perjalanan Fajri untuk memberi dampak nyata kepada masyarakat sudah dimulai jauh sebelum pandemi, sejak masa kuliah.
Dari Taluk Kuantan ke Tiga Kampus Bergengsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dr-Fajri-Alumni-Beasiswa-Tanoto-Foundation-Menjawab-Tantangan-Dunia-Kesehatan.jpg)