Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gepeng Marak di Pekanbaru

Jadi Pak Ogah di Pekanbaru, Rahmat Mengaku Cuma Mau Bantu Saja

Pria ini mengaku terpaksa menjadi Pak Ogah di Pekanbaru lantaran tidak punya pekerjaan tetap.

Penulis: Fernando | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang
PAK OGAH - Seorang Pak Ogah membantu memandu kendaraan yang hendak memutar arah di Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pria dengan sigap mengatur lalu lintas di satu U Turn Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru, Senin (25/8/2025).

Ia memandu sejumlah kendaraan yang hendak memutar arah di kawasan itu.

Dirinya mengenakan topi hitam dengan rompi warna hijau stabilo.

Rompi spotligjt itu tertulis Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau Supeltas Ditlantas Polda Riau.

Pria bernama Rahmat itu mengaku secara bergantian membantu pengaturan lalu lintas di sana.

Ia mengenakan rompi yang diberikan kepadanya beberapa waktu lalu selepas mendapat pelatihan pengaturan lalu lintas.

Baca juga: Pak Ogah Masih Kucing-kucingan dengan Petugas Dishub Pekanbaru

Kondisi tubuhnya memang tidak sempurna karena cuma punya tangan kanan.

Namun ia setiap hari berada di sana untuk membantu lalu lintas selama petugas tidak ada.

"Saya cuma bantu saja. Biasanya petugas dari Dishub pagi atau sore berjaga di sana," akunya kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurutnya, tidak semua pengendara memberikannya sejumlah uang setelah membantu saat memutar arah.

Ia tidak memaksa pengendara untuk memberi uang setelah dibantu untuk memutar arah.

Baca juga: DPRD Pekanbaru Sarankan ke Pemko Agar Tak Ada Lagi Gepeng dan Pak Ogah Beroperasi di Kota

"Ya tidak paksa, tapi cuma bantu saja. Kalau tidak dibantu macet dia," ujarnya.

Dirinya mengaku terpaksa menjadi Pak Ogah lantaran  tidak punya pekerjaan tetap.

Ia cuma bisa membantu memandu para pengendara yang hendak memutar arah di U Turn.

Rahmat tidak mau bercerita banyak ketika ditemui sedang mengatur lalu lintas kendaraan.

Ia mengaku hanya sedang mengurai lalu lintas yang padat di sekitar U Turn tersebut.

Kawasan tersebut memang terlihat ada beberapa Pak Ogah masih beraktivitas.

Mereka berada di beberapa U Turn yang padat seperti di dekat Pesantren Babussalam dan dekat pertigaan Tabek Gadang.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved