Bencana di Sumbar dan Sumut, DPRD Minta Pemko Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Anggota DPRD Pekanbaru H Fathullah meminta kepada Pemko Pekanbaru, segera mengantisipasi gejolak harga di pasaran.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Ringkasan Berita:
- Banjir di Sumbar dan Sumut menyebabkan pasokan kebutuhan pokok ke Pekanbaru terganggu, sehingga harga bahan pangan melonjak drastis
- DPRD Pekanbaru meminta pemerintah kota segera mengantisipasi gejolak harga dengan langkah nyata
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Musibah banjir yang melanda di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumur), sangat berdampak pada harga kebutuhan pokok di Pekanbaru.
Selama ini pasokan beberapa kebutuhan pokok, seperti cabe, beras, sayur mayur, ikan dan lainnya, berasal dari dua provinsi tersebut.
Bahkan saking terdampaknya, pada hari ini, Senin (1/12/2025), harga cabe merah di Kota Pekanbaru sudah menembus Rp 175 ribu per Kg di pasar Jalan Serasi. Belum lagi barang lainnya seperti telur per papan Rp 58 ribu.
Karena itu, Anggota DPRD Pekanbaru H Fathullah meminta kepada Pemko Pekanbaru, segera mengantisipasi gejolak harga di pasaran.
"Seperti yang sudah dilakukan kemarin, Pemko bersama stakeholder lain menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng ke masyarakat di Rumbai. Ini sebagai langkah membantu masyarakat," kata Fathullah kepada Tribunpekanbaru.com.
Selain menyalurkan bantuan, legislator ini juga mengharapkan agar Pemko, terus mengintervensi pasar dengan menggelar pasar murah.
Baca juga: Harga Cabai Tembus 150 Ribu per Kg, Pasokan Bahan Makanan Menurun di Kampar
Program Gerakan Pangan Murah (GPM), yang menjadi andalan Pemko Pekanbaru selama ini, diharapkan menyentuh semua kalangan di Kota Pekanbaru.
Ditambah lagi masa akhir tahun ini, kejadian-kejadian yang tak terduga di pasaran, akan terjadi. Seperti penimbunan barang, menaikkan harga sembarangan dan lainnya.
"Kita minta ini diantisipasi juga. Jika perlu digelar razia di gudang-gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan barang," pintanya.
(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
| Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Dewan Wanti-wanti akan Banyak Pengendara Turun Kelas ke Jenis Subsidi |
|
|---|
| Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok Naik Dampak BBM Langka, DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Cari Solusi |
|
|---|
| Ajudan Sekwan DPRD Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi |
|
|---|
| Urai Antrean di SPBU, Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru Dorong Pertamina Bebaskan Barcode Sementara |
|
|---|
| Harga Cabai Naik di Pasar Bengkalis, Ayam Potong dan Kampung Malah Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Anggota_Komisi_II_DPRD_Pekanbaru_H_Fathullah_SH_MH_28112025.jpg)