IJN: Pusat Jantung Bertaraf Global yang Terus Menjadi Pilihan Utama Pasien Indonesia
FAM Trip 2025 menjadi salah satu upaya IJN untuk memperluas kemitraan, berbagi pengetahuan, dan memperkuat dukungan bagi mitra rujukan di Indonesia.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Institut Jantung Negara (IJN), Pusat Jantung Nasional Malaysia, kembali menyambut perwakilan media dan mitra rujukan dari Indonesia dalam program Familiarisation (FAM) Trip 2025.
Program ini dirancang untuk memperkenalkan secara langsung keunggulan IJN sebagai pusat jantung bertaraf global dengan rekam jejak keberhasilan tinggi, teknologi medis mutakhir, dan standar keselamatan pasien yang diakui dunia.
Indonesia terus menjadi pasar internasional terbesar IJN, dan kunjungan ini menjadi bagian penting untuk memperkuat jaringan rujukan serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
Dalam sesi “IJN Heart Expertise Showcase,” delegasi diperkenalkan pada kepakaran IJN dalam bedah jantung invasif minimal, elektrofisiologi lanjutan, TAVI, serta layanan pediatrik untuk penyakit jantung bawaan.
Tur fasilitas mencakup laboratorium kateterisasi, kamar bedah, pusat rehabilitasi, dan unit-unit klinis utama, memberikan gambaran nyata mengenai kemampuan IJN dalam menangani kasus jantung yang kompleks dengan hasil klinis yang konsisten.
Direktur Utama IJN, Prof. Dato’ Sri Dr. Mohamed Ezani Md Taib, menegaskan komitmen institusi ini dalam menyediakan rawatan kardiovaskular tingkat dunia.
“Melalui FAM Trip ini, kami ingin mitra Indonesia melihat sendiri bagaimana IJN menggabungkan kepakaran, pengalaman, dan teknologi terkini untuk memberikan perawatan dengan tingkat keselamatan dan keberhasilan yang tinggi,” ujarnya.
Delegasi turut mengunjungi Putra Specialist Hospital, Melaka mitra strategis IJN yang memperkukuh kesinambungan perawatan bagi pasien internasional.
Kunjungan ini menyoroti bagaimana integrasi layanan IJN–Putra Hospital semakin memudahkan akses pasien Indonesia terhadap rawatan jantung yang komprehensif.
Pencapaian Terbaru IJN: Standar Global yang Diakui
IJN baru saja memperoleh akreditasi ulang untuk kali ke-6 dari Joint Commission International (JCI), badan akreditasi terkemuka dunia yang menilai keselamatan pasien dan standar kualitas perawatan.
Pencapaian ini menegaskan bahwa setiap aspek layanan IJN berada pada tingkat keselamatan yang memenuhi tolok ukur global.
Dalam program Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Flagship Medical Tourism Hospital (FMTH), IJN juga menerima dua pengakuan bergengsi: Medical Excellence dan Medical Technology.
Sebagai Pusat Jantung utama Malaysia dan terbesar di Asia Tenggara, IJN kian berkembang secara agresif dengan jenama yang terbukti dan dihormati secara lokal maupun regional, yang sinonim dengan penjagaan kesihatan jantung berkualiti.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi signifikan IJN dalam mendorong Malaysia menjadi pusat unggulan regional untuk rawatan jantung kompleks dan teknologi medis canggih.
Penghargaan ini sekaligus menguatkan posisi IJN sebagai mitra terpercaya bagi pasien dan agen rujukan Indonesia.
| Nyabu di Mini Soccer Lalu Ngamar ke Wisma CNO, Pasangan Ini Terjaring Razia THM Polres Pelalawan |
|
|---|
| Sulitnya Mencoret Warga yang Meninggal dari Data Penduduk & Pemilih, Bawaslu Kampar Ungkap Alasannya |
|
|---|
| 61 Guru di Siak Bersiap ke Tanah Suci, Dilepas dengan Tepuk Tepung Tawar Penuh Haru |
|
|---|
| Plt Gubri: Ratusan Miliar PAD Riau Bocor Tiap Tahun Akibat Lemahnya Tata Kelola dan Pengawasan |
|
|---|
| Sejumlah Pedagang Kehabisan Pasokan Minyakita, Wako Pekanbaru Sebut Akan Ditelusuri Satgas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Direktur-Utama-IJN-Prof-Dato-Sri.jpg)