DPRD Pekanbaru
Aksi Coret Halte Bus di Pekanbaru tak Bisa Ditolerir, Begini Tanggapan Anggota DPRD
Berbagai kalangan sudah berang, terhadap pelaku vandalisme berupa coretan pada fasilitas umum, khususnya halte bus di Kota Pekanbaru.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berbagai kalangan sudah berang terhadap pelaku vandalisme berupa coretan pada fasilitas umum, khususnya halte bus di Kota Pekanbaru.
Tidak hanya Pemko, tapi kalangan DPRD juga mengecam aksi tersebut.
Apalagi halte yang dicoret seperti halte di Jalan Subrantas, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai dan di sejumlah titik halte lainnya.
"Tentu sangat kita sayangkan. Pastinya pelakunya tak bisa ditolerir. Karena sudah merusak fasilitas umum, yang banyak manfaatnya," tegas Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois SAg, Minggu (25/1/2026) kepada Tribunpekanbaru.com.
Disampaikan, halte bus merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan uang rakyat, plus CSR pihak swasta, yang wajib dijaga bersama.
Coretan-coretan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab selama ini, justru menunjukkan rendahnya kesadaran terhadap kepentingan umum.
“Padahal halte bus ini dibangun untuk kenyamanan kita bersama. Jika dirusak, tentu yang dirugikan bukan pemerintah saja, tapi juga kita warga Pekanbaru secara keseluruhan. Termasuk keluarga yang merusak,” tambahnya.
Baca juga: Anggaran Masih Kurang Rp 29 M, Komisi III DPRD Pekanbaru Dukung Kelanjutan Program UHC Tahun 2026
Baca juga: DPRD Pekanbaru Dorong Pemko Segera Terbitkan SE THM Wajib Tutup Selama Ramadan
Karena sudah tahap meresahkan, DPRD meminta semua pelaku vandalisme ini ditangkap.
Ini juga sesuai dengan komitmen Pemko, untuk membersihkan aksi vandalisme ini, mereka terus berkoordinasi dengan Kepolisian.
Selain itu, Politisi PDI P ini juga meminta Satpol PP selaku penegak Perda, melakukan patroli setiap malam, plus memastikan halte aman dari aksi vandalisme.
"Kami mendorong melakukan pengawasan lebih ketat, serta pemberian sanksi tegas bagi pelaku vandalisme agar kejadian serupa tidak terulang," paparnya.
Lebih dari itu, Robin Eduar juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas umum.
Rasa memiliki terhadap kota ini harus ditanamkan sejak dini, agar Kota Pekanbaru tetap terlihat bersih, rapi, dan nyaman.
“Mari kita jaga dan rawat kota ini, bukan malah dirusak. Bahkan jika nampak pelaku beraksi, maka tangkap dan serahkan ke pihak berwajib,” tegasnya.
( Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
| MinyaKita Masih Langka di Pekanbaru, Ketua DPRD Warning Disperindag Soal Penting Ini |
|
|---|
| Makin Meresahkan, Fraksi Demokrat DPRD Pekanbaru Ajukan Ranperda LGBT ke Bapemperda |
|
|---|
| Gepeng Semakin Ramai di Pekanbaru, Apa Kerja Dinsos? DPRD Bilang Banyak Seremonial |
|
|---|
| Polisi Sebut Tiga Daerah di Pekanbaru Rawan Peredaran Narkoba, DPRD Dukung Berantas Penuh |
|
|---|
| Penerimaan Siswa Sudah Dekat, DPRD Pekanbaru Wanti-wanti Sekolah tak Tahan Ijazah Pelajar Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Halte_Bus_TMP_Dicoret_Pelaku_Aksi_Vandalisme_Wawako_Pekanbaru_Sebut_Semoga_Perusak_Ditindak.jpg)