Kamis, 14 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

DPRD Pekanbaru

Waspada 4 Ciri Ini, Anggota DPRD Pekanbaru Ingatkan Masyarakat Saat Beli Hewan Kurban

Hari raya kurban atau Iduladha 2026 sudah semakin dekat. Masyarakat, khususnya pengurus masjid, diimbau hati-hati dalam membeli hewan kurban.

Tayang:
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando
Ilustrasi - Sapi kurban 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hari raya kurban atau Iduladha 2026 sudah semakin dekat. Masyarakat, khususnya pengurus masjid, diimbau hati-hati dalam membeli hewan kurban.

Jelang dipesan dibelinya hewan kurban, Pimpinan DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE MM mengingatkan masyarakat, agar tidak mudah tergiur dengan harga hewan kurban yang terlalu murah.

Karena dikhawatirkan tidak memenuhi syarat kesehatan maupun ketentuan syariat.

"Ini penting bagi semua umat Muslim, agar memahami ciri-ciri hewan kurban yang tidak sah, agar ibadah kurban diterima oleh Allah SWT," pesan T Azwendi saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Rabu (13/5/2026).

Dijelaskan Ketua Demokrat Pekanbaru ini, sesuai syari'at, ada empat jenis hewan yang tidak sah dijadikan kurban.

Mulai hewan yang buta sebelah, hewan yang sakit, hewan yang pincang, dan hewan yang sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang.

Karena itu, masyarakat harus benar-benar memperhatikan kondisi fisik hewan kurban, usia, serta kelengkapan surat kesehatan dari OPD terkait.

Hewan yang sehat umumnya memiliki nafsu makan baik, bulu bersih, tidak cacat, serta aktif bergerak.

“Jangan hanya tergiur harga murah. Pastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan. Ini penting agar ibadah kurban berjalan sempurna dan masyarakat juga merasa aman,” sarannya lagi.

Selain itu, Politisi senior ini juga meminta para pedagang hewan kurban, untuk jujur dalam menjual dagangannya, serta tidak memaksakan menjual hewan yang sakit atau belum cukup umur.

Sebab, ini berhubungan dengan kesehatan dan kenyamanan bersama.

DPRD Pekanbaru juga meminta OPD terkait rutin melakukan pemeriksaan, di lapak-lapak penjualan hewan kurban di kota ini.

"Kami mengajak masyarakat membeli hewan kurban di tempat penjualan yang terpercaya, yang sudah mendapatkan pengawasan dari dinas peternakan, ini menyangkut kualitas dan kesehatan hewan kurban dapat lebih terjamin," ajaknya menyarankan. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved