Senin, 25 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

BUMN Perkebunan Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif

PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III mendorong Unri dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif.

Tayang:
Editor: M Iqbal
ISTIMEWA
PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) mendorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan industri masa depan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) mendorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.

Dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” yang dihadiri langsung Rektor Universitas Riau, Profesor Dr Sri Indarti serta ratusan Kepala Program Studi di Universitas Riau, Pekanbaru, Kamis (18/5), Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjelaskan bahwa di lingkungan kerja di BUMN, terutama PTPN IV PalmCo telah mengalami perubahan secara fundamental seiring derasnya arus digitalisasi, disrupsi teknologi, persaingan global, hingga tuntutan keberlanjutan lingkungan.

Untuk itu, kata dia, talenta yang memiliki karakter kuat, mampu belajar cepat, lincah beradaptasi, dan siap bekerja di tengah perubahan yang dinamis.

“BUMN hari ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki learning agility, kemampuan beradaptasi, serta mampu bekerja kolaboratif di tengah perubahan yang sangat cepat,” jelas Bambang yang juga alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau tersebut.

Sebagai contoh, ia menjabarkan bahwa transformasi yang berlangsung di PTPN IV PalmCo telah mengubah pola operasional perusahaan secara menyeluruh melalui penerapan teknologi digital berbasis data. Mulai dari pengelolaan kebun, pemantauan panen, transportasi, pengolahan di pabrik, hingga pengawasan produksi secara real-time melalui pemanfaatan geospasial, artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta dashboard digital terintegrasi.

Menurut Bambang, sektor perkebunan modern kini telah berkembang menjadi industri berbasis teknologi presisi atau precision agriculture yang membutuhkan SDM dengan penguasaan teknologi dan kemampuan berpikir adaptif.

“Transformasi industri tidak bisa dihindari. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perubahan, menguasai teknologi, dan memiliki pola pikir inovatif,” papar pria berkacamata itu.

Selain penguatan kompetensi teknis, Bambang juga menekankan pentingnya karakter sebagai pondasi utama dalam membangun talenta masa depan.

Ia mengatakan proses rekrutmen yang dilangsungkan oleh BUMN ini tidak lagi menitikberatkan pada indeks prestasi atau sertifikat kompetensi, namun juga mengukur integritas, etika kerja, hingga kemampuan menyelesaikan persoalan melalui implementasi budaya kerja AKHLAK.

“Attitude adalah fondasi, sedangkan hard skill menjadi akselerator. Keduanya harus berjalan beriringan,” tutur pria berkacamata tersebut.

Dalam paparannya, Bambang turut menguraikan sejumlah kompetensi yang diproyeksikan menjadi kebutuhan utama industri masa depan, seperti data analytics, digital mindset, sustainability, green energy, serta pemahaman terhadap AI dan otomasi.

Ia juga memperkenalkan konsep EntrePlanters, yakni transformasi pola pikir insan perkebunan agar tidak hanya bekerja sebagai pegawai administratif, namun memiliki mentalitas layaknya entrepreneur yang mengedepankan inovasi, efisiensi, ownership mindset, dan keberlanjutan bisnis.

Kepala Unit Penunjang Akademik pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) Julita SE MSi Ak CA dalam menyampaikan bahwa Student Journey ASRI yang resmi diluncurkan tersebut merupakan bagian dari pengembangan sistem terintegrasi Universitas Riau untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

"Sistem ini diharapkan mampu memenuhi keterampilan, pengalaman organisasi, kepemimpinan, serta portofolio talenta yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, potensi dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa dapat lebih mudah dikenali serta disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja," papar Julita

Senada, Rektor Universitas Riau, Prof Sri Indarti menilai peluncuran Student Journey ASRI sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan industri di era digital.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved