Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kilau Emas Pegadaian Menembus Batas hingga ke Pulau Terluar Bengkalis

Satriya Bratawijaya mengatakan Bengkalis termasuk salah satu daerah dengan peminat Cicil Emas cukup tinggi di Riau

|
dok Nur Aisyah
TABUNGAN EMAS: Pegadaian menawarkan beragam produk yang memudahkan masyarakat yang dapat diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Senin (22/9/2025), merupakan hari pertama bagi Fingki Triga Handayani membayar cicilan emas di Pegadaian. Ia membawa uang sejumlah Rp 702 ribu untuk disetorkan kepada petugas Pegadaian UPC Bengkalis di Jalan Jenderal Ahmad Yani. 

Setelah pembayaran selesai, ia memeriksa status cicilan di aplikasi Pegadaian Digital untuk memastikan pembayaran sudah diterima.

“Sebenarnya angsuran ini bisa dilakukan tanpa harus ke kantor Pegadaian. Berhubung M-Banking saya sedang error, maka pembayaran pertama ini manual saja dulu,” ujarnya.

Dara berusia 25 tahun ini menanamkan tekad yang barangkali jarang dimiliki anak muda seusianya, yaitu memiliki emas seberat 5gram dalam kurun waktu satu tahun ke depan. 

Baginya, emas bukan sekadar logam mulia akan tetapi aset investasi yang menjanjikan karena harga jualnya naik setiap tahun. Asumsi Fingki ini bukan hanya isapan jempol belaka tetapi didukung dengan data. 

Contohnya pada 31 Desember 2023 lalu, harga 1gram emas Antam di Pegadaian adalah Rp 1.159.000. Sementara pada Minggu 28 September 2025, harganya sudah mencapai Rp 2.290.000. Artinya, terjadi kenaikan mencapai 97,6 persen atau hampir dua kali lipat.

Adapun ketertarikan Fingki pada produk Cicil Emas bermula dari cerita teman-temannya yang sudah lebih dulu memulainya. Ada yang mencicil emas mulai dari satu gram, bahkan hanya setengah gram.

Obrolan ringan itu kemudian mengubah cara pandang Fingki. Jika sebelumnya ia selalu berpikir bahwa memiliki emas membutuhkan modal besar, kini pandangan itu berubah.

Untuk memperkaya literasi, ia menyimak beragam penjelasan postingan tentang produk Cicil Emas di Tiktok. Setelah memahami dan membandingkan setiap produk serupa, ia memutuskan memilih Pegadaian.

“Di Pegadaian itu uang muka memang cenderung lebih besar, tetapi cicilannya kecil. Bagi saya yang pendapatannya tak menentu dari usaha kedai harian, itu lebih cocok daripada produk sejenis di tempat lainnya. Uang muka yang besar masih bisa diusahakan, tapi kalau angsurannya tinggi tentu akan bikin kita pusing setiap bulannya," jelas Dia.

Banyak ekonom dan pakar keuangan menekankan hal yang sama. Besarnya cicilan bulanan sering kali meningkatkan risiko gagal bayar karena akan menekan arus kas rumah tangga atau kebutuhan bulanan yang merupakan prioritas utama.

Keunggulan lain dari Cicil Emas di Pegadaian adalah cicilan tetap meski harga emas naik, bebas biaya penalti, diskon sewa modal apabila pelunasan dipercepat dan lainnya. (untuk informasi selengkapnya klik tautan ini dan simulasi cicil emas di tautan ini).

Kini Fingki tak sabar menantikan emas murni seberat 5gram berada di genggamannya. Baginya, emas itu akan menjadi jaminan di masa mendatang, terlebih saat memulai kehidupan berumah tangga..

“Kalau ada rezeki, saya berencana menambah lagi. Apalagi Cicil Emas di Pegadaian bisa dimulai dari 0,5gram saja. Lumayan kan, untuk menambah aset di usia muda seperti ini,” singkatnya.

Sementara Fingki masih berjuang dengan cicilannya, Nur Aisyah warga Pulau Bengkalis lainnya sudah lebih dulu mengenal Pegadaian. Sejak tahun 2019, ia beberapa kali menggadai emas di Pegadaian sebagai modal tambahan bagi usaha tenun Seroja Putih yang ia rintis.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved