Selasa, 19 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Armada LPS Tertangkap Buang Sampah Sembarangan, DLHK Pekanbaru Beri Teguran

Satu armada Lembaga Pengelola Sampah (LPS) tertangkap kamera warga membuang sampah di pinggir jalan Kelurahan Sialang Rampai, Pekanbaru.

Tayang:
Penulis: Fernando | Editor: FebriHendra
Foto/Tangkapan Layar
SAMPAH - Sejumlah orang membenahi sampah menumpuk yang dibuang sementara oleh LPS di Kelurahan Sialang Rampai. 
Ringkasan Berita:
  • Satu armada Lembaga Pengelola Sampah (LPS) tertangkap kamera warga membuang sampah di pinggir jalan Kelurahan Sialang Rampai, Pekanbaru.
  • Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menegaskan pihaknya sudah memberi teguran langsung serta surat peringatan dari camat kepada pengelola LPS.
  • Petugas LPS berdalih sampah hanya ditumpuk sementara karena adanya gotong-royong massal, dan sudah diangkut pada hari kejadian.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi satu armada Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, akhir pekan lalu, menuai sorotan publik. 

Peristiwa tersebut terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial.

Padahal, sesuai prosedur, armada angkutan LPS seharusnya membuang sampah ke trans dipo yang telah ditentukan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menegaskan pihaknya sudah mengambil langkah tegas.

Baca juga: Curhat Ibu Ros, Orang-orang Tumpuk Sampah Depan Tempat Usahanya, Saya Tegur, Saya Malah Dimarahi

Baca juga: Banyak Drainase Mampat, Warga Pekanbaru yang Kedapatan Buang Sampah Sembarangan Bakal Ditindak Tegas

“Camat sudah memberi surat peringatan kepada pengelola LPS, dan kami juga sudah memberikan teguran langsung,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Reza menekankan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dan menjadi peringatan bagi seluruh LPS agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

Alasan Petugas LPS

Menurut pengakuan petugas, sampah yang ditumpuk di pinggir jalan hanya bersifat sementara. 

Hal itu dilakukan karena adanya kegiatan gotong-royong massal di kawasan tersebut.

“Memang sempat ditumpuk sementara di sana, tapi sudah diangkut pada hari kejadian itu,” jelas Reza.

Namun, ia menilai kurangnya komunikasi di lapangan membuat masyarakat salah paham dan menimbulkan kesan negatif terhadap pengelolaan sampah.

DLHK berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pengelola LPS.

“Semoga LPS tersebut dapat memperbaiki prosesnya dan menjadi contoh bagi LPS lainnya, agar tidak terjadi hal serupa,” tutup Reza. (tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved