Selasa, 19 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Riau Terdampak Bencana Provinsi Tetangga

Pasokan Ikan di Rohil Berkurang Dampak Cuaca Ekstrem

Lebih dari sepekan fenomena cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi melanda wilayah perairan Provinsi Riau, Sumut, dan Sumater

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit
BAHAN PANGAN - Pedagang di Pasar Bintang, Kecamatan Bangko, Kabupaten Bagansiapiapi, Selasa (2/12/2025). Bencana yang terjadi di Provinsi Sumut dan Sumbar tidak berdampak pada pasokan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Rohil. 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem di Riau, Sumut, dan Sumbar membuat nelayan Rohil tak bisa melaut.
  • Pasokan ikan berkurang, harga naik sekitar Rp 5.000 per jenis.
  • Bahan pokok tetap tersedia, tapi harga cabai dan bawang naik cukup tajam.

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Lebih dari sepekan fenomena cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi melanda wilayah perairan Provinsi Riau, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Cuaca ekstrem juga melanda wilayah perairan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), dampaknya nelayan tidak bisa melaut untuk mencari ikan.

Kondisi tersebut membuat pasokan ikan di Kabupaten Rohil berkurang.

Hal ini diakui oleh Lina, salah satu pedagang ikan di Pasar Bintang, Kecamatan Bangko, Kabupaten Bagansiapiapi.

Lina menuturkan bahwa jumlah pasokan berkurang selama hampir sebulan.

"Sudah hampir sebulan, kurang pasokannya. Kemarin saja gak ada ikan yang masuk," ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Berkurangnya pasokan berdampak pada kenaikan harga ikan laut di Pasar Bintang.

Baca juga: Harga Pangan Melonjak, Pemilik Rumah Makan Serba Salah Tak Berani Naikkan Harga Jual

Meski menurut Lina kenaikannya tidak signifikan. 

"Naiknya hanya 5 ribu Rupiah untuk masing-masing jenis ikan," ujar Lina.

Selain itu, bencana yang terjadi di Provinsi Sumut dan Sumbar tidak berdampak pada pasokan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Rohil.

Adi, pedagang di Pasar Bintang menuturkan bahwa sejumlah bahan kebutuhan pokok sebagain dipasok dari Berastagi.

"Kalau harga mengalami kenaikan sedikit, tapi pasokan tidak terganggu. Karena kita mendapat pasokan dari Berastagi," ungkap Adi.

Adi mengatakan bahwa sejumlah bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, antara lain cabai merah yang sebelumnya dijual Rp 54 ribu mengalami kenaikan menjadi Rp 72 ribu per kilogram.

Sementara itu cabai rawit juga mengalami kenaikan harga dari Rp 50 ribu per kilogram menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

Kemudian harga bawang merah naik dari Rp 36 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved