TAG
APBD Riau
-
BREAKING NEWS: Giliran Noviwaldi Jusman Dimintai Keterangan
Terdapat enam orang saksi yang dihadirkan kali ini, termasuk di antaranya mantan Wakil Ketua DPRD Riau yang kembali terpilih lagi, Noviwaldi Jusman.
Rabu, 4 November 2015 -
Pembangunan Jalan Yos Sudarso Dinilai Perlu Dikaji Ulang
Sebagaimana diketahui, Jalan Yos Sudarso hingga saat ini masih tetap saja bergelombang walau sudah dilakukan pelapisan jalan.
Senin, 2 November 2015 -
Bagus Santoso Inginkan APBD Dibahas Anggota Dewan Yang Baru
Kesaksian Riki Hariyansyah dalam sidang dugaan suap Pengesahaan APBDP Riau 2014 dan APBD Riau 2015 ditentang mantan Ketua Komisi D Bagus Santoso
Sabtu, 31 Oktober 2015 -
Jaksa Cecar M Yafiz Saat Bersaksi
Mengenai rencana Annas Maamun untuk memberikan uang pelicin kepada anggota DPRD sebagai imbalan pengesahan kedua APBD, kata Zaini, pernah terungkap
Jumat, 30 Oktober 2015 -
Noviwaldy Jusman: Saya Tidak Menerima, Heran Kok Ada Nama Saya
Kata Riki, daftar itu mereka susun di sebuah warung empek-empek di Jl Sumatera, Pekanbaru, awal September 2014.
Jumat, 30 Oktober 2015 -
Riki: Johar Minta Lebih
Riki menyerahkan uang Rp 155 juta kepada Johar pada 8 September 2014. Belakangan, setelah dihitung Johar, uang itu ternyata berjumlah Rp 150 juta.
Jumat, 30 Oktober 2015 -
Ini Alasan Penundaan Penandatanganan MoU KUA PPAS RAPBDP 2015
Beredar kabar, terkendalanya penandatangan MoU tersebut dikarenakan masih ada persoalan di Komisi D DPRD Riau.
Jumat, 30 Oktober 2015 -
Penandatanganan MoU KUA PPAS RAPBDP 2015 Pertama Kalinya dalam Paripurna
Paripurna penandatanganan kesepakatan MoU KUA PPAS RAPBD Perubahan 2015 dilanjutkan kembali pada Kamis (29/10) sore.
Jumat, 30 Oktober 2015 -
Saksi Sebut Mantan Ketua DPRD Riau Minta Lebih
Fakta ini terungkap dalam sidang lanjutan dugaan korupsi suap Pengesahaan APBDP Riau 2014 dan APBD Riau 2015, Kamis (29/10/2015) di Pengadilan Tipikor
Kamis, 29 Oktober 2015 -
NEWS VIDEO: Mantan Sekdaprov Riau Jadi Saksi Kasus Korupsi APBD Riau
Zaini Ismail,mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap APBD Riau
Kamis, 29 Oktober 2015 -
KUA PPAS Riau Tidak Pernah Dibahas
terungkap jika Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Riau murni 2015 tidak pernah dibahas.
Kamis, 29 Oktober 2015 -
'Surat' Jadi Kata Ganti Untuk Uang Dalam Suap APBD Riau
Dalam sidang lanjutan yang digelar di (PN) Pekanbaru, Rabu (28/10/2015) hari ini, istilah uang suap juga digunakan oleh dua orang yang terlibat.
Rabu, 28 Oktober 2015 -
Zukri Mizran Disebut Tidak Setuju Pengesahan APBD Riau 2015
Sidang lanjutan dugaan korupsi suap APBDP Riau 2014 dan APBD Riau 2015 yang digelar hari ini, Rabu (28/10/2015) mengungkap fakta baru
Rabu, 28 Oktober 2015 -
BREAKING NEWS: Sidang Lanjutan Suap APBDP dan APBD Riau Digelar
Empat orang saksi memberikan keterangan dalam sidang lanjutan dugaan suap pengesahan APBDP Riau 2014 dan APBD Riau 2015 dengan terdakwa A.Kirjauhari
Rabu, 28 Oktober 2015 -
Dewan Desak Dua Kabupaten Ajukan Permintaan Bantuan Keuangan
DPRD Riau mendesak Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu untuk segara mengajukan permintaan bantuan keuangan umum kepada provinsi.
Selasa, 27 Oktober 2015 -
Dewan Ingatkan Bina Marga Bayar APBD yang Terpakai untuk Jalan Yos Sudarso
Pihaknya kembali mengingatkan agar anggaran daerah tersebut tidak lagi digunakan sembarangan dan tanpa kepastian hukum
Senin, 26 Oktober 2015 -
Penandatanganan MoU KUA PPAS RAPBDP 2015 Tertunda 6 Kali
Untuk keenam kalinya penandatanganan MoU KUA PPAS RAPBD Perubahan 2015 kembali ditunda pelaksanaannya.
Senin, 26 Oktober 2015 -
Annas Maamun Suruh Bawahan Kumpulkan Uang Suap Rp 1,2 Miliar
Annas Maamun memerintahkan bawahannya untuk mengumpulkan uang suap Rp 1,2 miliar untuk memuluskan pengesahan APBDP Riau 2014 dan APBD Riau 2015
Sabtu, 24 Oktober 2015 -
Daerah Dapat Jatah Bantuan Keuangan Rp 200 dan Rp 50 Miliar
Hasil rapat Banggar DPRD Riau sementara merencanakan akan memberikan bantuan keuangan (bankeu) kepada 12 kabupaten/kota
Jumat, 23 Oktober 2015 -
FOTO: Sidang Perdana Kirjauhari
Terdakwa menerima suap untuk pengesahan kedua APBD tersebut sebesar Rp 3 Miliar.
Jumat, 23 Oktober 2015