TOPIK
Mayat Dalam Karung di Pontianak
-
Nizam ditemukan tak bernyawa di dalam karung di halaman belakang rumahnya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada 22 Agustus 2024.
-
ia mengaku berusaha ikhlas. Namun dirinya tetap tegas ingin tersangka mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatan yang telah dilakukan.
-
Dari bukti itulah Tiwi meyakini bahwa pembunuhan anaknya telah direncanakan pelaku sejak lama.
-
Tiwi, ibu kandung korban, baru-baru ini menemukan bukti kuat bahwa tindakan keji yang dilakukan oleh Ifta adalah hasil dari perencanaan yang matang.
-
Saat itu, tersangka sempat memberikan minum air zamzam kepada korban, namun air yang diberikan hanya dua tutup botol kecil.
-
Lalu tersangka Ifturrahmah, emosi lalu mendorong korban hingga terjatuh, dengan kepala menghantam lantai.
-
IF begitu kejam . Nizam yang lemah kemudian ditendang kuat dibagian perutnya . Nizam juga dibiarkan tidur di luar beralaskan rumput
-
Sampai akhir hayatnya , Nizam hanya mendapatkan minum dari tutup botol . Nizam lemas dan tak tahan hingga meninggal dunia . ia lepas dari penyiksaan
-
Hasil otopsi menjelaskan jika Ahmad Nizam meninggal dunia akibat titik fatal . Penyebabnya adalah ibu tiri yang kejam
-
Pantas saja Nizam tak lagi sadarkan diri . Tengkorak kepalanya patah . Ada pembengkakan di orak . Ternyata ibu tirinya kejam dan sadis
-
Korban yang dalam keadaan lemas mengalami susah bernapas, kemudian tersangka mencoba melakukan bantuan pernapasan.
-
Terlebih Tiwi dibuat syok saat mendengar fakta mengejutkan dari guru Nizam soal nasib pilu sang putra selama tak tinggal bersama ibu kandung.
-
Ichan, ayah bocah SD yang tewas dibunuh ibu tiri ternyata kerap berpindah dinas. Ia tak tahu anaknya, Ahmad Nizam Alfahri telah dianiaya
-
Dua tahun terakhir ini Ahmad Nizam Alfahri memang tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya di Pontianak.
-
Wanita berusia 24 tahun mengaku telah menghabisi nyawa Ahmad Nizam Alfahri(6) anak tirinya sendiri di Pontianak, Kalimantan Barat karena cemburu
-
Tiwi tak habis pikir dengan tingkah pelaku hingga tega dan kejam menewaskan putranya yang masih berusia 6 tahun tersebut.
-
Rekonstruksi mayat bocah dalam karung dilakukan di rumah tempat kejadian perkara, dimana Polisi juga menghadirkan langsung tersangka IF ibu tiri
-
Motif utama ibu tiri berinsial IF (24) di Pontianak melakukan dugaan pembunuhan terhadap anak tirinya bernama Ahmad Nizam Alfahri (6), terkuak
-
IF dihadirkan untuk rekonstruksi . Namun , saat akan dimasukkan ke mobil polisi , warga yang khususnya ibu-ibu , marah besar . ia dikejar dan dihajar
-
IF memprgakan lagi perbuatannya yang kejam dalam rekonstuksi . IF adalah ibu tiri di Pontianakn yang bunuh bocah 6 tahun
-
Nizam punya permnintaan yang belum tercapai. Ia meninggal dunia ditangan ibu tiri . Jasadnya ditemukan di tempat yang tak biasa
-
IF begitu tega menyiksa anak trinya . Bocah 6 tahun ia biarkan di luar rumah seharian . Lemas tak diberi makan . Lalu ia malah bikin skenario
-
Selanjutnya masih pada hari yang sama saat malam hari, Ichan dan IF mendatangi Mapolda Kalbar untuk membuat laporan polisi tentang penculikan.
-
Jasad Ahmad Nizam ditemukan tak bernyawa di sebalah rumahnya, dimana korban ditemukan dalam posisi di dalam karung dan diisi sampah
-
pelaku melihat korban kembali susah bernafas dengan ditandai oleh pernafasan yang tersengal-sengal.
-
Rekaman CCTV di sekitar rumah korban menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang menjemput Azam pada hari tersebut.
-
Terungkap sudah misteri mayat bocah dalam karung yang ditemukan ayah kandungnya. Korban ternyata dibunuh oleh ibu tirinya.
-
Inilah kronologi mayat bocah dalam karung ditemukan ayah kandungnya. sempat ada yang mengatakan kepada ayah korban bahwa putranya itu dibawa OTK.
-
Sebelum ditemukan sudah menjadi mayat, orangtua AN sempat melapor ke kepolisian. kabar kehilangan AN juga disebarkan melalui grub WhatsApp
-
Diduga mayat bocah dalam karung tersebut adalah korban pembunuhan. Ternyata mayat dalam karung tersebut adalah seorang anak yang masih SD