TOPIK
Tour de Borneo Jelajah 2335 Km
-
Total jarak tempuh sejauh 2640 Km. Ini melebihi perkiraan kami sebelumnya yaitu 2335 Km. Perjalanan ini menurunkan berat badanku dari 70 Kg jadi 64 Kg
-
Kita mengikuti bamboo rafting dan melihat objek wisata lainnya seperti air terjun Haratai.
-
Di dalam perahu terlihat hasil hasil ladang mereka seperti pisang, ubi, timun, jeruk, sayur, ayam. Ada juga perahu yang hanya menjual kuliner
-
Tiba tiba si bapak menyelipkan uang warna merah di sepedaku. "Ambil pak, saya ikhlas," katanya sambil berangkat dan mengucapkan hati-hati di jalan
-
Saat mengayuh sepeda setelah Simpang Runtu, ternyata satu jari-jari sepedanya patah. Karena tidak ada bengkel, kami jalan terus agak pelan.
-
Tak lama kemudian turun hujan lebat. Kami tetap mengayuh sepeda di tengah hujan lebat. Jam 1 siang, kami sampai di Serian
-
Rasanya aku masuk ke peradaban baru, tidak ada lagi bunyi klakson mobil yang seolah olah memaksa aku untuk menyingkir dari jalan itu.
-
Dari petugas aku ketahui perbatasan Aruk baru dibuka resmi dengan adanya petugas imigrasi 2 bulan lalu. Sebelumnya orang masuk melalui border Entikong
-
Aku melamun dalam hati, seharusnya pejabat korup dibawa ke daerah ini untuk menyaksikan rakyatnya yang masih serba kekurangan, sehingga mereka malu
-
Di Kota Singkawang, kami menginap di ruko Martin. Kota Singkawang terbilang unik. Dikenal dengan julukan kota Seribu Klenteng.
-
Di pasar Sungai Pinyuh sewaktu istirahat minum aku sempat kaget sewaktu serombongan polisi menanyai asal kami. Aku pikir ada sesuatu yang salah.
-
Dalam suasana gelap dan hujan rintik, kami mengayuh sepeda menuju ke arah yang ditunjukan oleh panitia. Lampu sepeda yang ada rasanya tidak cukup
-
Mulai Kamis, 13 Oktober 2016, Tasman Jen (60), personel Trio Lisoi, memulai penjelajahannya dalam Tour de Borneo (Borneo Long Distance Cycling)