Minggu, 26 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Riau Siaga Darurat Hidrometeorologi

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, Bengkalis Perkuat Mitigasi Banjir dan Puting Beliung

BPBD Bengkalis terus melakukan pemantauan seluruh wilayah rawan banjir di Bengkalis.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
PANTAU - Cuaca Bengkalis beberapa hari terakhir sering mendung dan hujan, BPBD Bengkalis terus pantau wilayah rawan banjir. 

"Personil yang siap bukan hanya dari BPBD saja, tetapi juga dari stakeholder terkait juga di libatkan, termasuk TNI dan Polri," tandasnnya.

Riau Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Memasuki puncak musim hujan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. 

Status ini berlaku selama dua bulan, mulai 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026, sebagai langkah antisipasi atas potensi banjir, longsor, hingga angin kencang di seluruh wilayah Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan keputusan ini diambil setelah analisis cuaca menunjukkan curah hujan intens dan fenomena cuaca ekstrem berpotensi terjadi hingga awal tahun depan.

“Pemprov Riau sudah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi terhitung 1 Desember 2025 sampai 31 Januari 2026,” kata Edy, Selasa (2/12/2025).

Sebagai informasi, bencana hidrometeorologi adalah bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca, iklim, dan air, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, longsor, kekeringan, hingga gelombang ekstrem.

Dampaknya bisa berupa kerusakan infrastruktur, korban jiwa, gangguan ekonomi, dan degradasi lingkungan.

Jenis bencana ini paling sering terjadi di Indonesia karena iklim tropis dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun.

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved